Kembali menatap masa
Sekian lama berlalu, musim berganti
Menapaki setiap jejak Langkah kaki mungil
Menyusuri setiap sudut kota sunyi
Menghitung setiap dentingan jam berkelana
Memanggil desah nafas kita Bersama
Aroma masa itu tercium sampai saat ini
Teringat semua pendaman rindu begitu hangat
Bayangan menghantui setiap persendian rasa
Menanggis tak sanggup tuk Kembali
Masa itu telah berlalu
Kini bayangannya hadir laksana awan
Memutih tak terlihat
Mengkilat menyilaukan mata
Aksara cinta tumbuh Bersama rasa
Lenyap Ketika senja hendak merona
Masamu Kembali hidup di kalbuku
Kubang, 27/02/2021
Tagur ke-18
#TantanganGurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan