Ernawati, S.S

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Nenek dan ikan Gabus (2)

Ucap ikan dengan riangnya lalu nenek itu mengangguk-angguk siang itu. Selanjutnya nenek membersihkan ikan-ikan kecil yang telah dia ambil di sungai tadi. Kemudian ikan gabus yang besar tersebut dibiarkan hidup dan ia berjanji tidak akan memakannya. Sementara itu melanjutkan pekerjaan di luar si nenek meninggalkan ikan gabus tersebut di dalam rumah. Nenek bekerja lagi, kemudian perutnya sudah merasa lapar, lalu si nenek masuk ke dalam rumahnya Kembali. Alangkah kagetnya dia ketika dia melihat di atas meja makan sudah tersedia banyak makanan. Ia heran siapa ya sudah memasak sebanyak ini. Iya hampiri ikan tersebut.

“Ikan gabus, apakah kamu melihat Siapa yang sudah memasak makanan sebanyak ini ?”. Ikan gabus tersenyum-senyum dan pura-pura tidak tahu. Nenek belum menemukan jawabannya. Ia masih penasaran siapa yang sudah memasak makanan tersebut. Lalu ia pura-pura mau ke hutan.

“ Wahai ikan Gabus, jaga rumah ya".

" Hati-hati ya nek," jawab ikan tersebut. kemudian nenek berangkat ke hutan. Kemudian ia mencari tahu siapa yang selama ini yang telah memasak makanan di rumahnya. Nenek mencoba mengintip dari balik dinding rumahnya ternyata ikan gabus itu.

"saya adalah seorang putri yang dikutuk," ujar ikan gabus gemetar.

“ Oh begitu. Jadi kamu kenapa dikutuk ?”.

“Saya telah melakukan kesalahan sehingga saya dikutuk nenek sihir yang jahat itu . Ia telah menyihir saya menjadi seekor ikan Gabus,“sambil terisak.

“Nenek telah membantu saya sehingga saya masih bisa hidup dalam masa kemarau panjang seperti ini. Terima kasih Nek, hanya ini yang bisa saya lakukan.” ucapnya lagi.

Akhirnya nenek tahu siapa ikan tersebut. Tapi ia harus berjanji jangan memberitahu siapapun.

Kalau ia adalah ikan jelmaan. lkan yang dikutuk oleh penyihir. Beberapa minggu kemudian nenek pun kehidupannya berubah menjadi orang kaya dan memiliki banyak harta, lalu tetangganya yang busuk hati tersebut merasa iri.

Bersambung….

Tagur ke-80

#TantanganGurusiana

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post