Setumpuk Rindu keiklasan diri
Selalu melukiskan guratan keindahan
Tanda jejak itu masih berbekas
Meski berpuluh tahun yang lalu
Garis-garis pertemuan di rangkai
Kesunyian dan kealfaan berulang kali tertoreh.
Merelakan, mengiklaskan memang terasa berat
Terkadang remuknya kalbu mengintai gerak langkah
Sulit untuk bangkit
Cahaya suci pemadam panasnya jiwa
Menyegarkan segala asa
Kepasrahan menerima segala ujian
Tuhan maha tahu atas keadilan yang berlaku.
Kubang, 22/5/2021
#Tagur ke-81
#TantangnGurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan