Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
AKHIRNYA IBU KOTA NEGARA (IKN) DIBERI NAMA NUSANTARA, TEPATKAH?

AKHIRNYA IBU KOTA NEGARA (IKN) DIBERI NAMA NUSANTARA, TEPATKAH?

Tantangan menulis hari ke-18

Di Nusantara yang indah rumahku Kamu harus tahu Tanah permata tak kenal kecewa Di katulistiwa

Hutannya lebat seperti rambutku Gunungnya tinggi seperti hatiku Lautnya luas seperti jiwaku Alamnya ramah seperti senyumku

 

(Cuplikan lagu Koes Plus yang berjudul Nusantara)

Cuplikan lagu di atas merupakan salah satu cuplikan yang sangat mewakili di antara banyaknya lagu yang memakai kata Nusantara sebagai penggambaran negeri kita tercinta ini. Tentu saja sangat beralasan mengapa memilih diksi Nusantara, dan memang penggunaan kata Nusantara sudah dipakai sejak zaman dahulu kala. Namun, hari Senin kemarin, tanggal 17 Januari 2022, kata Nusantara diresmikan sebagai  nama Ibu Kota Negara (IKN) kita yang terletak di Sepaku,Kalimantan Timur, setelah sekian lama kita tunggu-tunggu. Sebelumnya menampung 80 nominasi calon nama, akhirnya nama Nusantara yang dipilih. Penamaan ibu kota ini, lumayan bikin saya mengerutkan kening, karena yang saya tahu, bahwa Nusantara itu berasal dari bahasa Sansekerta,  Nusa dan Antara. Nusa berarti pulau, dan antara berarti di luar. Nusantara digunakan untuk menyebut nama-nama lain di luar Majapahit. Namun ternyata penamaan Nusantara bukan dari situ. Menurut sejarawan lokal Kalimantan Timur menyebutkan bahwa nama Nusantara merupakan toponimi wilayah dari timur Kalimantan sebelum dicetusakannya nama Kutai. Sarip mengatakan bahwa dia menemukan dokumentasi yang menyebutkan bahwa ada keterangan bahwa nama Nusantara ternyata adalah nama wilayah sebelum nama Kutai dari riset Solco Walle Tromp yang terbit. Salah satu yang pernah menjabat Asisten Residen Oost Borneo ini termasuk orang yang meneliti manuskrip Silsilah Kutai. Teks aslinya ada dalam bukunya yang berjudul Uit de Salasila van Koetei. Jadi mengapa Nusantara dijadikan nama IKN, tidak lain adalah untuk mengapresiasi khazanah kearifan lokal.

Penamaan IKN ini juga menurut Bapak Jokowi cukup beralasan, mengingat nama Nusantara sudah sangat dikenal oleh Dunia dan sudah menjadi ikonik tersendiri untuk Indonesia, sehingga akan sangat membantu kita juga di dalam mendongkrak nama. Secara fisik pembangunan di Kaltim menjadi transformasi besar-besaran yang patut diperhitungkan dunia.

“Pembangunan bukan semata-mata memindahkan secara fisik belaka, namun tujuan utamanya adalah membangun kota baru yang smart, menuju Indonesia yang inovetif berbasis IT. Secara fisik bahkan  harus dijadikan momentum untuk dijadikan kota yang produktif.  ” demikian menurut Bapak Jokowi dalam memberikan sambutan pada Dies Natalis  ke-67 di Universitas Katolik Parahyangan.yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

Penamaan Nusantara ini, sedikit banyak akan menimbulkan pertanyaan mengingat hingga detik ini nama Nusantara masih identik dengan padanan kata nama Indonesia. Bahkan sejak dahulu, Nusantara selalu disebut sebagai nama lain negara kita. Penggunaan katanya pun sering dipergunakan baik untuk teks bacaan, maupun untuk lirik lagu. Mulai dari Koes Plus, Jamal Mirdad, hingga ke musisi zaman sekarang, Budi Doremi menggunakan kata Nusantara ini sebagai penggambaran Indonesia. Tentu saja akan menjadi pertanyaan, karena lingkupnya menjadi menyempit. Padahal sebelum dicetuskan, beberapa yang dinominasikan, cukup bagus dan megah untuk sebuah nama ibu kota, di antaranya adalah Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Pertiwipura, dan Cakrawalapura. Menurut saya salah satu dari nama itu cukup menggambarkan sebuah ibu kota yang megah, anggun, dan mewakili, ketimbang memakai nama Nusantara. Apapun itu, kita hormati dan hargai semua keputusan Bapak Presiden kita, semoga nama Nusantara untuk ibu kota negara memberikan berkah bagi negeri tercinta kita.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post