Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tragedi Bau Ketek dan KTP yang Mengajarkan Cara Berbisnis dengan Tuhan

Tragedi Bau Ketek dan KTP yang Mengajarkan Cara Berbisnis dengan Tuhan

Tantangan hari ke-4

Gara-gara tetangga depan rumah dangdutan hingga pagi menjelang, saya jadi tidak bisa tidur dengan enak. Akibatnya, hari itu saya terlambat bangun dan dapat ditebak, semua dilakukan serba instan. Mulai dari salat, mandi, dandan, hingga berangkat ke kantor. Ya, hari itu adalah hari di mana, sekolah tempatku bekerja mengadakan In House Training.

Ada beberapa angkot yang berhenti di depan, tetapi karena muatannya sudah penuh, saya memilih untuk tidak naik. Selain masih was-was dengan virus, juga rasanya tidak nyaman duduk dipaksakan berdesak-desakan. Akhirnya setelah menunggu beberapa saat, angkot yang ditunggu-tunggu pun datang juga. Di bagian belakang tidak terlalu penuh, tetapi karena di depan kosong, saya lebih memilih duduk di depan saja. Selain lebih leluasa sambil baca-baca lewat android, juga duduk lebih nyaman. Pintu angkot saya buka, dan … amboiiii tiba-tiba saja aroma menyengat langsung menusuk hidung. Saya tidak susah menuduh siapa yang bau ketek, tapi tuduhan langsung diarahkan kepada Akang-akang yang duduk di sebelah kanan saya, ya supir angkot ini. Yang paling tidak saya mengerti, kok bisa, ya, aroma itu nembus, padahal saya memakai dua lapis masker. Luar biasa. Karena saya tidak kuat dengan aroma itu, saya memutuskan untuk berhenti di sepertiga perjalanan. Biarlah saya naik angkot dua kali, ketimbang hidup dalam ketidaknyamanan.

Turun dari angkot, mata saya tertumbuk pada sebuah benda kecil. Sebuah KTP yang tergeletak, persis di bawah sebuah pohon besar. Lantas saya pungutlah, maenya dipiceun*. Saya berpikir kalau saya yang kehilangan, betapa paciweuh*, butuh buat ini dan itu. Maka, saya simpan baik-baik dalam tas, tatkala membaca KTP tersebut masih berlaku, dan sang pemilik pun masih sepantaran umurnya. Seorang PNS, dan statusnya tidak menikah. Tapi bukan karena hal itu yang membuat saya mau menolongnya. Yang jelas, saya membayangkan sendiri kalau saya yang kehilangan benda tersebut. Oleh karena itu, saya berniat untuk sesegera mungkin mengirimkan KTP tersebut kepada alamat yang tertera, sepulangnya dari acara kantor. Saya pikir lebih cepat diterima kembali oleh si pemilik ketimbang mengumumkan di WA grup. That's it.

Dua hari kemudian, saya mendapatkan dua kali telepon. Telepon yang pertama, ternyata dari pemilik KTP. Tadinya saya paling malas mengangkat telepon yang tidak beridentitas, semakin ke sini, saya sadar, semakin banyak orang yang mengetahui ñama saya dari flyer untuk berbagai kepentingan.

Oleh karena itu, diangkatlah telepon tersebut. Ternyata dari yang punya KTP .Beliau mengucapkan terima kasih seraya memanjatkan doa, semoga rezeki saya melimpah, tergantikan dll. Saya aminkan saja.

Selang beberapa menit, saya kembali ditelepon, dan ini yang bikin saya terbengong-bengong dengan kejadian ini. Tiba-tiba saja saya diberitakan akan dikirim sebuah gawai baru, karena kerja saya dinilai bagus dari seseorang yang kemarin sempat menjadi rekan kerja saya saat mengawal diklat kepala perpustakaan.

Masyaallah, berbisnis dengan Tuhan mémang selalu tak terduga. Matematika Allah luar biasa. Berbuat terus kebaikan tanpa harus memperhitungkan keuntungan yang kita dapat. Semoga beliau ikhlas, dan saya tentunya tak sabar menerimanya.

Catatan:

Maenya dipiceun (Sunda): Masa dibuang

Paciweuh (Sunda): Repot

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post