Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MAS KAWIN MINYAK GORENG

MAS KAWIN MINYAK GORENG

Tantangan menulis hari ke-56

Mas kawin (mahar) adalah harta yang harus diberikan oleh pihak pengantin laki-laki kepada pihak mempelai Wanita pada saat acara pernikahan. Pemberian mas kawin ini sudah menjadi tradisi di banyak negara. Dalam agama Islam sendiri, mas kawin (shadaq) hukumnya wajib dan dapat menjadi bentuk sungguhan kepada perempuan yang akan menjadi istrinya. Di Indonesia sendiri, mas kawin umumnya berupa seperangkat alat salat, perhiasan, atau uang tunai. Seperti dijelaskan dalam QS.An-Nisa:24, yang artinya, “Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina”.

Tidak ada ketentuan yang mengharuskan pihak laki-laki untuk memberikan seberapa besar mas kawin, karena memberi mas kawin menurut kerelaan atau kesanggupan pihak laki-laki itu sendiri dan tentu saja atas dasar kesepakatan kedua belah pihak juga pada akhirnya. Bentuknya tidak harus berupa uang, namun apapun yang sah dijadikan sebagai alat tukar.

Mas kawin yang pernah ada di Indonesia dan termasuk unik di antaranya adalah:

1. 1) Bitcoin

Bitcoin menjadi mas kawin Jordan Simandjuntak, seorang business development manager di **(censored)** kepada Johana Dwi Utama. Berupa 1,11 keping atau setara dengan 719 juta rupiah. Nilai 1,11 tersebut menurut Simandjuntak sesuai dengan tanggal hari pernikahan mereka yang jatuh pada tanggal 11 Desember 2021

2. 2)Segelas Air Putih

Dipilih oleh pasangan dari Aceh karena menurut mempelai Wanita, mas kawin itu tidak boleh terpakai oleh suami, maka dia memilih segelas air putih dan langsung diminum habis.

3. 3)Surat Ar-Rahman

Yang memakai mas kawin berupa surat Al-Quran sudah lumayan banyak yang memakai, dan rata-rata dari kaum perempuannya yang meminta

4. 4)Saham

Ada juga yang memberi saham sebagai mas kawin.

5. 5)Minyak Goreng

Yang paling baru dan saya anggap unik adalah mas kawin berupa minyak goreng. Pemberian mas kawin berupa satu liter minyak goreng ini diberikan oleh Supadi (60 tahun), kepada Sumariati (54 tahun). Keduanya merupakan warga Ponorogo. Hal ini menjadi sangat unik karena dilakukan di saat Indonesia mengalami kelangkaan dan mahalnya minyak goreng. Alasan pengantin pria memberikan minyak goreng adalah karena filosofinya, biar sederhana tapi bermanfaat untuk keluarga, walau dalam kondisi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng tersebut. Namun, selain minyak goreng, pengantin pria juga memberikan uang sebanyak satu juta rupiah.

Untuk mengejar keunikan, tentu sah-sah saja selama mas kawin tersebut masuk ke dalam syarat syahnya. Unik dan tidak pasaran, akan menjadikan hari tersebut sebagai satu moment yang indah dan tidak akan pernah bisa dilupakan dalam seumur hidup. Dengan harapan, pernikahan yang akan dijalani awet bin langgeng. Bagaimana dengan mas kawin yang Anda atau pasangan Anda berikan? Apakah termasuk unik, mewah, atau lumrah? Boleh berbagi cerita dengan saya.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post