Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
SEMUA ADA JODOHNYA

SEMUA ADA JODOHNYA

Tantangan menulis hari ke-36

Pernahkah Anda menulis sesuatu namun belum atau bahkan tidak rampung? Kalau saya sering. Terkadang ketika sedang menulis, saya tiba-tiba dihadapkan pada keadaan yang menyebabkan saya tidak merampungkan tulisan. Entah itu karena mendadak ada tamu, atau tiba-tiba harus pergi ke suatu tempat karena alasan khusus, atau misalnya karena suami menyuruh sesuatu sehingga ide menulis kita menjadi ambyar. Namun yang paling sering saya alami adalah saya sering mengalami kebuntuan di dalam menulis. Kebuntuan itu bisa baru satu paragraf tulisan, bisa dua paragraf, bahkan bisa sudah setengah tulisan, tiba-tiba kita nge-hang. Lantas, apa yang mesti kita lakukan?

Saya jadi teringat kepada J.K. Rowling, penulis Harry Potter. Siapa sangka kalau dia menuliskan ide pertamanya dalam menulis buku yang best seller tersebut di selembar tisu. Tentu, dalam selembar tisu, tidak mungkin rampung satu tulisan. Artinya, kita pun tidak ada alasan untuk menunda-nunda untuk menulis, minimal menyimpan ide yang melintas atau yang tertangkap pada saat itu.

Berdasarkan praktik baik saya, sekalipun, saya tidak pernah membuang tulisan tersebut dan menganggap sebagai sesuatu hal yang tidak bermanfaat atau hanya menjadi sampah. Saya selalu menanamkan keyakinan pada diri sendiri, bahwa tulisan saya yang belum rampung tersebut, suatu saat akan mendapatkan jodohnya.

Jodoh? Hari gini, ada yang percaya kalau tulisan itu ada jodohnya? Silakan buktikan kalau Anda tidak percaya. Jadi, kalau Anda punya tulisan yang belum rampung, simpan baik-baik. Kalau Anda pelupa, masukkan ke dalam folder, lalu beri judul folder dan file dengan nama yang akan mengingatkan kita kalau tulisan itu adalah tulisan yang belum rampung.

Ternyata, ada dua hal yang dapat jadikan catatan penting versi saya, yaitu:

1. Menyambung Kembali Tulisan yang Belum Rampung

Ide menulis bisa datang di waktu yang berlainan, sehingga ketika kita sadar bahwa ide tersebut dapat menyambung naskah kita yang belum rampung, sambunglah dan jangan ditunda-tunda

2. Penggabungan Dua Buah Ide

Tulisan yang belum rampung dengan tulisan yang belum rampung lainnya, kadang bisa disatukan dengan teknik khusus, sehingga akan menjadi sebuah tulisan yang utuh.

Dengan begitu, satu hal yang harus kita lakukan adalah, mulai untuk tidak membuang tulisan yang belum rampung. Buat tabungan naskah supaya kita bisa mengingatnya dengan mudah, sehingga apabila kita mau menulis lagi, tinggal menggabungkan dua atau tiga naskah yang belum bersatu. Perbanyak membaca dan selalu mencoba untuk menuliskan kembali.Dengan kata lain, kumpulan tulisan-tulisan kita yang tidak tuntas, dapat menjadi referensi tersendiri buat kita dalam menuliskan artikel berikutnya. Satu hal yang perlu kita ingat adalah, kegemaran menulis adalah kesukaan, sekaligus untuk kepuasan batin. Dengan batin yang kaya, akan selalu mendapat ilham untuk melanjutkan atau melahirkan lagi tulisan-tulisan yang baru. Selalu peruncing indra kita di mana pun berada sehingga kita terbiasa dan terlatih untuk menangkap ide-ide yang terkadang seperti sepele, namun ketika diangkat jadi sebuah tulisan, akan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Semoga.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post