Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

DEFINISI HARTA ADALAH TITIPAN YANG SESUNGGUHNYA, BERKACA DARI ACARA CRAZY RICH INDONESIA

Tantangan menulis hari ke-71

Rasanya, baru kali ini saya mendengar banyak orang memuji Indosiar yang dianggap telah mempermudah polisi dalam menciduk orang-orang yang dianggap menipu banyak orang lewat judi online. Sebelumnya, banyak yang nyinyir dengan beberapa acara yang dibuat stasiun televisi swasta tersebut karena dianggap kurang memenuhi standar mutu tontonan. Misalnya saja serial Azab Illahi yang dianggap lucu dari segi jalan cerita berikut editing filmnya (banyak yang di luar logika). Belum lagi serialnya yang seolah tidak pernah habis demi mengejar nominal. Namun, berkat acara “Indosiar Vs 7 Crazy Rich Indonesia”, Indosiar dianggap telah membantu kepolisian dalam menangkap Indra Kenz dan Doni Salmanan (dua di antara bintang tamu acara HUT Indosiar tersebut).

Tanpa bermaksud mengolok-olok atau senang di atas penderitaan orang lain, mungkin kasus Doni Salmanan dan Indra Kenz adalah contoh bukti nyata bahwa semua harta yang kita dapatkan itu memang semua titipan Allah semata. Betapa tidak, dalam jangka waktu sekejap, mereka dijadikan orang yang berlimpah harta, namun dalam waktu sekejap pula seluruh hartanya dijemput kembali. Benar-benar seperti menyaksikan perjalanan roller coaster.

Indra barangkali lebih beruntung, di samping hukuman ancaman yang dikenakannya juga lebih ringan 10 tahun, dia juga belum menikah. Lain halnya dengan Doni, dia masih berada dalam suasana berbulan madu dengan istrinya yang sangat cantik. Kita tahu, Doni menikah pada bulan Desember 2021 silam, artinya baru tiga bulan mereka mengecap indahnya bulan madu, namun dalam waktu dekat harus ditinggalkannya dalam waktu yang tidak sebentar. Ancaman hukuman penjara selama 20 tahun penjara jika terbukti Doni terlibat dalam praktik trading illegal. Begitulah, kehidupan memang penuh lika-liku. Doni yang berlatar belakang pendidikan sekolah dasar dan sempat menjadi tukang parkir, berkat kepiawaiannya dalam memainkan aplikasi tersebut, mampu membuat dirinya menjadi seorang sultan.

Dalam acara Indosiar ini, presenter ternama Irfan dan Jirayut berkunjung ke tempat tinggal 7 figur publik tersebut untuk berbincang dan menguak seputar kehidupan pribadi mereka bersama keluarga. Mulai dari perjalanan karir, usaha yang sedang digeluti, bisnis yang hendak dilancarkan, koleksi barang-barang mewah yang mereka miliki, hingga melebar ke jumlah harta dan asset serta sejumlah usaha yang dilakukan hingga memiliki kekayaan yang sangat banyak.Ternyata, pascaacara tersebut, membuat para bintang tamu semakin dikenal masyarakat luas. Permainan yang dikenalkan Indra dan Doni pun semakin menebarkan harapan bagi para pejuang rupiah. Apalagi Indra dan Doni sama-sama selalu memamerkan kekayaannya.

Tanpa disangka, mulai bermunculan orang-orang yang merasa dirugikan karena berbagai alasan, terutama yang uangnya habis untuk memainkan aplikasi tersebut. Muncullah artis sinetron, Ical Muhammad yang berani berbicara secara terbuka tentang pembodohan yang telah dimainkan oleh Doni dan Indra. Belum lagi Maru Nazara yang mendadak trending dengan aksi membanting-bantingkan laptopnya karena kesal akan kekalahan yang sudah dialaminya. Uang yang hilang sebanyak 540 Juta!

Jadi, sederhananya Doni menipu nasabahnya dengan cara yang sangat halus. Doni bekerja sama dengan Quotex, sebuah aplikasi robot trading (mirip aplikasi Binomo). Dikenalkan kepada publik sebagai aplikasi trading. Cara kerjanya, konsumen disuruh menebak chart, apakah naik atau turun. Untuk memperlancar usahanya, mereka dikasih modal lewat mode gratis di awal, serta dipermudah untuk menang. Dengan begitu, mereka menjadi ketagihan dan mulai bergabung. Perlu diketahui, untuk bergabung di Quotex mereka harus mendaftar terlebih dahulu dengan memakai kode referral oleh orang yang mempromosikannya. (Doni). Karena menang terus, mereka menjadi semakin keranjingan.

Salah satu orang yang lihai dalam mencari orang untuk dijadikan target adalah doni. Berbekal kepiawaiannya bercerita dan presentasi, dalam sekejap doni sudah mampu mengumpulkan 25 ribu anggota di telegram untuk jadi korbannya. Berapa doni mendapatkan dari hasil tipu menipu, Quotex ebagai aplikasi judi itu memberikan 80% dari hasil orang yang kalah. Wow.

Sebetulnya, berdasarkan survey, afiliator di seluruh dunia itu sangatlah banyak, namun kondisinya tidak separah di Indonesia. Di kita, tidak lagi memikirkan kalau kita semua sedang susah terkait Covid. Mirisnya, Doni seperti membungkus semua dengan sering memberikan give away, bahkan pernah nyawer kepada artis Reza Arap sebesar 1 Milyar dalam sebuah streaming.

Dengan diciduknya Doni dan Indra, kita tentu harus bersyukur, karena tidak akan ada lagi orang yang menjadi pecandu afiliasi bodong dari mereka. Dari Doni dan Indra pula kita sadar bahwa harta yang dibagikan, kalau jalannya tidak benar, cepat atau lambat akan diambil kembali oleh Azza wa Zalla.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post