KONFLIK UKRAINA DAN RUSIA DALAM BINGKAI SINETRON
Tantangan menulis hari ke-73
Yang Mulia, tuan Reagen dan tuan Andropov Diri anda berdua orang tua terhebat di dunia Dan hanya dengan satu kata dari anda berdua Dunia bisa berobah, ooh ho..ho.. Yang Mulia, tuan Reagen dan tuan Andropov Mata anda berdua menembus seluruh dunia Dan bahkan keluar angkasa raya Bionik dan Supermen oh kecil dibanding anda Ho.. ho.ho.. hoo.. Bersama surat ini kami ingin usul, sebelum perang dunia ketiga Berikan pengumuman terlebih dahulu agar orang-orang bisa berfoto Membuat kenang-kenangan untuk mengenang mereka Di masa yang akan datang dan juga mengenang anda Ooh..
Lirik lagu Bimbo di tahun 1984 ini, mungkin masih Anda ingat. Saya pada saat itu masih duduk di kelas 6 sekolah dasar. Suka sekali lagi dengan lagu ini meskipun tidak mengerti apa yang dimaksud dengan lirik tersebut. Kemudian ayah saya menerangkan sedikit bahwa lagu itu berjudul Surat buat Tn. Reagan dan Tn. Andropov. Intinya menerangkan betapa besarnya pengaruh Amerika Serikat (dengan simbol Reagan) dan Uni Soviet (dengan simbol Andropov). Di antara kedua negara adikuasa tersebut, mereka memiliki persaingan yang sangat ketat di dalam mencari perhatian negara lain supaya ada dalam pengaruhnya untuk memperkuat blok masing-masing. Mereka perang dingin dalam hal politik, ekonomi dan tentu saja propaganda.
Sepertinya lagu di atas masih berkaitan dengan konflik Ukraina dan Rusia sekarang ini yang sedang gencar-gencarnya diperbincangkan, di mana keduanya merupakan pecahan dari Uni Sovyet. Lantas apa hubungannya dengan Amerika Serikat? Sepertinya konflik ini kalau dijadikan drama sekolahan atau sinetron, akan lebih cepat terserap dan dimengerti oleh banyak kalangan.
Jadi garis besarnya versi sinetron adalah begini, ada suami istri, sebut saja, suami (Rusia) dan istrinya (Ukraina) yang meminta cerai dan atas dasar persetujuan bersama, beberapa anak dibawa olehnya. Sang Suami pun tidak lupa memberikan banyak sekali peninggalan harta untuk sang Mantan. Bahkan mantan suami juga membayar utang mantan istrinya lebih dari 200 miliar dollar.
Lepas dari mantan suami, Ukraina mulai lirik sana-sini dan didekati oleh Amrik beserta anak buahnya (NATO) sampai benar-benar tidak bisa melepaskan diri. Sampai sini sikap mantan suami masih tidak perduli, namun semakin ke sini, sang Mantan mulai memerhatikan si Amrik mulai memanfaatkan mantan istrinya dengan berbagai cara dan kepentingan dan nantinya ujung-ujungnya pasti merugikan dia juga. Mantan suami mulai terpancing kemarahannya dan hendak berupaya untuk menyelamatkan salah seorang anak mereka, si Krimea. Namun mantan istri tidak berpikiran Panjang, malah ingin bersatu menikah dengan keluarga NATO, bahkan mengharapkan suami barunya akan membantu menyerang mantan suaminya. Tanpa disangka-sangka, keluarga NATO menolak untuk menikahinya karena sebenarnya alasan utama mereka merayu Ukraina hanya untuk mengompori mantan suaminya.
Dua anak mereka, Donetsk dan Luhansk ingin berpisah dengan ibunya, bahkan meminta ayahnya untuk membantu mengeluarkan mereka dari ibunya. Nah, kesempatan ini dimanfaatkan oleh si Amrik untuk mengompori si Istri berani melawan dan membangkang kepada mantan suaminya. Bahkan mereka sampai mengirimkan bantuan senjata dan amunisi agar mereka bertengkar, bahkan si Amrik beserta anggotanya menjanjikan pembelaan seandainya mereka bertikai.
Akhirnya mantan suami pun mengambil dua anaknya yang menginginkan keluar dan berpisah dari ibunya. Sialnya mantan istri ternyata diprank oleh Amrik dan komplotannya, karena ketika dia bertengkar dengan mantan suaminya, ternyata si Amrik dan kawan-kawan malah bersembunyi, bahkan mengajak banyak orang untuk memusuhi mantan suami.
Hingga saat ini, mantan suami masih murka kepada mantan istri, bahkan mengamuk di sana. Mantan istri meminta pertolongan kepada Perancis untuk membantu menolongnya (atas penculikan wali kota Melitovol). Selain itu, mantan istri juga menelepon Amrik, dan hasil dari perbincangan tersebut, Amrik berjanji akan mengambil Langkah guna memberikan sanksi kepada mantan suami karena terus-terusan menyerang mantan istri. Namun mantan suami pun tidak tinggal diam, bahkan berani membayar tentara bayaran untuk membentunya menyerang mantan istri, diperkirakan bayarannya 200 hingga 300 Dolar untuk waktu 6 bulan.
Begitulah kurang lebih kalau disinetronkan. Mudah-mudahan segera tamat sinetronnya.
Penullis adalah guru SMKN 1 Cianjur
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan