ANGGOTA DPR RI YANG NONTON VIDEO ITU TERNYATA ARTIS KESUKAAN SAYA
Tantangan menulis hari ke-106
Dua hari yang lalu viral seorang anggota DPR RI yang kedapatan tengah asyik menotnon video porno ketika rapat sedang berlangsung. Rapat tersebut ketika itu sedang membahas vaksin. Dari pantauan CCTV, diduga orang tersebut berinisial HM, dari fraksi PDI-Perjuangan. Usut punya usut, ternyata HM itu adalah seorang penyanyi kenamaan yang memiliki suara yang sangat luar biasa. Beberapa kali tercatat sebagai penerima penghargaan di dalam maupun luar negeri. Ya, dia adalah Harvei Malaiholo, penyanyi bersuara emas asal kota Ambon.
Setelah viral kasus tersebut, Harvey mendatangi ketua fraksi PDI-P. Secara jujur, Harvey mengakui kejadian itu bahkan membuat dirinya malu.Namun berdasarkan keterangan dari sekretaris, dirinya ternyata dijebak oleh seseorang. Orang tersebut mengirim pesan berupa video melalui Whatsapp. Ketika Harvey penasaran dan memutar video tersebut, menurut Harvey ada seseorang yang mengabdikan perbuatannya itu. Di lain sisi, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tetep memeriksa Harvey terkait kejadian tersebut. Apabila Harvey terjerat kasus hukum, tentu tidak berlebihan karena beberapa hari sebelumnya, ada juga komedian yang terjerat kasus hukum karena kedapatan membeli konten porno. Dua kasus yang mirip, kesamaannya adalah dua-duanya mengakses konten yang berbau porno.
Menurut penelitian, bahwa ketika seseorang membawa teleon genggam saat rapat adalah salah satu ciri dari orang yang tidak sukses. Mengapa? Karena dengan membawa dan mengakses ponsel ke ruang rapat sangat berpotensi untuk mengganggu konsentrasi baik kepada atasan, juga kepada rekan sesama. Hal tersebut terbukti dari hasil survey terhadap sejumlah profesional yang bekerja penuh waktu dan memiliki penghasilan lebih dari 30 ribu dollar AS per tahun. Selain itu, mereka juga diwawancara mengenai kebiasaan mengangkat telepon ketika rapat sedang berlangsung. Ternyata sebanyak 86% menganggap bahwa menerima telepon ketika kita sedang dalam rapat adalah sesuatu yang tidak pantas.
Perihal memainkan gadget saat rapat, saya jadi teringat ketika suatu hari saya dihadapkan pada sebuah pertemuan dengan seseorang yang sangat penting. Ketika sedang ngobrol, saya menghadapinya sambil memegang gadget. Jujur, alasan saya selain karena mengalihkan rasa grogi, juga ada beberapa hal yang memang menuntut saya untuk segera membalas pesan-pesan tersebut pada saat itu. Kerabat saya terlihat tersinggung dan saya sangat memakluminya. Permintaan maaf saya layangkan, dan dia sudah memaafkan, namun sampai detik ini, saya menjadi sedikit lebih berhati-hati dan mulai membatasi intensitas menggunakan gadget. Sejujurnya saya memang sangat ketergantungan dengan telepon genggam, karena hampir dari tiga perempat aktivitas saya berada di dalamnya. Namun ketika saya tinggalkan sedikit-sedikit, tidak seberat apa yang saya bayangkan.
Dua kasus yang berbeda, dengan alasan yang berbeda pula, selalu mengajarkan akan kebaikan. Harvey dengan alasan ada yang mengirim japri video dan penasaran ingin membukanya, tentu tidak benar ketika perbuatannya dilakukan pada saat rapat dinas dan membutuhkan pemikiran yang serius. Padahal, dia bisa menunda terlebih dahulu telepon genggamnya, dan tentunya sang pengirim pesan juga akan sangat maklum apabila dibacanya telat, karena kalau memang rekannya, dia juga tahu siapa Harvey. Begitu pula dengan saya, tidak seharusnya berhadapan dengan orang sambil membuka-buka telepon genggam, dengan alasan apapun, itu dinilai sangat tidak sopan dan menunjukkan rendahnya perhatian kita kepada orang lain. Selain itu kita menjadi tidak mampu untuk mendengarkan dengan optimal, dan tentu saja dengan begitu, wibawa kita menjadi jauh berkurang.
Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
