Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN, SEBUAH KEHARUSAN

Tantangan menulis hari ke-112

Pendidikan khususnya pembelajaran dari tahun ke tahun selalu mengalami inovasi-inovasi. Inovasi-inovasi tersebut dihasilkan dari orang-orang yang kreatif dan cerdas. Kekreatifitasan timbul salah satunya karena ingin mencari pemecahan masalah yang dihadapi ketika di lapangan. Tentu saja pemecahan tersebut muncul karena memang dicari dengan saksama, dengan berbagai pencarian solusi. Pencarian solusi muncul berkat banyaknya membaca dan mengamati hasil kerja orang lain sehingga menjadi terpicu untuk berbuat yang sama. Bisa mencontoh, bisa pula mengadaptaasi dari hal yang serupa, bisa pula melahirkan Teknik yang sama sekali belum pernah ada. Apapun itu, kita patut untuk memberi apresiasi kepada orang yang mau untuk mencari Teknik demi perbaikan.

Pencarian solusi atas sebuah permasalahan dalam pembelajaran memang bukan hal yang mudah. Kalau kita mencontoh Teknik orang lain, tentu saja bisa dan sangat mungkin, tetapi tetap kita harus memerhatikan semuanya. Karakter siswa yang berbeda adalah salah satu daari faktor yang sangat menentukan. Keberhasilan seseorang memakai Teknik tertentu, belum tentu cocok diterapkan kepada peserta didik kita kalau latar belakangnya jauh berbeda. Jangannya untuk sekolah yang berbeda, untuk kelas yang berbeda pun apabila karakternya jauh, hasilnya pun akan berbeda.

Pengalaman pribadi, saya mengajar di beberapa kelas dengan jurusan yang berbeda. Pernah menerapkan teknik yang sama pada materi yang sama pula ke kelas yang beda jurusan (SMK). Ternyata hasilnya jauh berbeda, sehingga memang kita harus terus mengadakan penelitian-penelitian kecil untuk dapat mengidentifikasi setiap kekurangan dan permasalahan berdasarkan karakter masing-masing kelas. Pada saat itu saya ingin menerapkan Speech to Text, di mana mereka tidak usah mengetik, namun cukup berbicara saja di aplikasi sehingga rekaman suaranya terdengar kemudian secara otomatis dikonversikan menjadi teks. Teknik ini saya terapkan untuk materi menulis pada siswa kelas XII jurusan sekretaris dan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Hasilnya, ternyata siswa yang berada si kelas XII jurusan sekretaris nilainya leebih bagus.

Itu hanya sekadar contoh tentang sebuah inovasi yang selalu dibarengi dengan hasil yang didapat. Berbicara tentang inovasi, tentu saja harus disebarkan untuk menjadi sebuah ilmu baru bagi yang membutuhkan. Menyebarkan inovasi disebut juga dengan difusi. Difusi inovasi mutlak harus dilaksanakan agar semua yang memiliki ketertarikan akan perubahan menjadi tahu dan ikut berproses.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post