Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
PERKARA PISANG VERSI MARUF AMIN, KENYANG TIDAK HARUS MAKAN NASI. ADAKAH YANG SALAH?

PERKARA PISANG VERSI MARUF AMIN, KENYANG TIDAK HARUS MAKAN NASI. ADAKAH YANG SALAH?

Tantangan menulis hari ke-92

Tiga hari yang lalu, tiba-tiba saja nama Ma’ruf Amin yang selama ini jarang terekspos, langsung booming gara-gara pernyataannya tentang pisang. Jagat maya langsung saja meramaikan dengan konten-konten video, meme, dan tulisan mengenai pernyataan Ma’ruf Amin. Sebenarnya bagaimana sih awal mulanya, mengapa ucapan Ma’ruf seolah memicu negeri ini menjadi kacau lagi.

Coba kita simak pernyataan wapres dengan pikiran yang tenang dan seobjektif mungkin. Saat itu, Ma’ruf Amin sedang menghadiri acara panen pisang cavendish di Desa Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dalam acara program pengembangan holtikultura yang berorientasi ekspor itu, Ma’Ruf menyampaikan sambutannya bahwa pisang dapat menjadi makanan pengganti nasi. Wapres juga menambahkan, memakan dua buah pisang setara dengan memakan satu porsi nasi seberat 100 gram. Makan dua buah pisang, itu artinya sudah cukup mengenyangkan, untuk mengganti satu porsi nasi. Jadi, makan dua pisang tidak perlu makan nasi," kata Ma'ruf dikutip dari keterangan video, Rabu. "Tapi biasanya kita makan nasi iya, juga pisang iya. Itu sudah berlebihan," imbuh dia.

Tidak ada yang aneh dengan pernyataan Ma’ruf tersebut menurut saya, karena memang benar. Berdasarkan hasil pengamatan dari yang saya baca, memang kandungan yang ada di dalam pisang tersebut, begitu adanya. Bahkan riset menyebutkan angka kematian di Indonesia karena penyakit diabetes, dan salah satu penyebab diabetes adalah mengonsumsi nasi yang berlebihan. Mengonsumsi nasi yang berlebihan dan terus-menerus akan turut mendukung perkembangan diabetes, apalagi ditunjang dari faktor keturunan. Sekali lagi, menurut saya tidak ada yang salah dengan pernyataan K.H. Ma'ruf Amin, beliau mengajak untuk hidup sehat, karena di dalam nasi terdapat kadar gula yang sangat tinggi, bayangkan Anda sejak umur 2 tahun makan nasi sampai umur kita sekarang, sudah berapa banyak kadar gula yang kita konsumsi, belum lagi dari makanan yang lainya. Jadi, pisang sangat bagus untuk Kesehatan dan dapat mengembalikan sel-sel yang rusak, dan tentunya kaya akan nutrisi.

Kalau kita menyimak sepintas pengantar pembaca berita, memang bisa menggiring publik untuk melontarkan hate comment, karena seolah wapres mengintruksikan untuk mengganti makan nasi dengan pisang, namun menurut saya, wapres hanya mengungkap rahasia buah pisang yang bisa menggantikan nasi, sebagaimana buah apel, jagung manis atau yang lainnya yang juga dapat menggantikan peran nasi. Hanya karena pada saat itu wapres sedang menghadiri panen raya pisang, maka muncullah pernyataan 2 buah pisang bisa mengganti nasi.

Namun dari sambutan tersebut, yang beredar di lapangan seolah wapres menyuruh warga untuk makan pisang dan mengganti nasi dengan pisang seterusnya. Padahal wapres hanya mengimbau saja, dan bukan berarti harus terus menerus. Yang saya tangkap, bisa saja dalam seminggu, ada beberapa hari yang kita ganti makan utamanya dengan pisang. Misal dalam sehari kita biasa makan nasi tiga kali, maka bisa kita atur, satu kali ketika makan, kita ganti dengan makan pisang. Tidak ada yang salah. Bahkan sangat baik apabila kita sedang memperbaiki pola makan untuk diet sehat.

Bagaimana menurut Anda?

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post