Erni Wardhani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

PUNYA ANAK KELAS 5 ATAU 6 SD? SIAP-SIAP WAJIB VAKSIN KANKER SERVIKS

Tantangan menulis hari ke-110

Anda memiliki anak kelas 5 atau 6 SD? Bersiaplah untuk mendaftarkan anak Anda mendapatkan vaksin kanker serviks secara gratis. Lha kok bisa? Tidak perlu panik, atau harus menanggapi berlebihan karena sebetulnya program ini sudah lama dibicarakan. Pemberian suntikan virus ini dilaksanakan secara bertahap. Pelaksanaan sudah dimulai per 2021, dan baru dua provinsi yang sudah dapat.

Lantas mengapa harus pada usia itu? Di usia tersebut disinyalir kekebalan tubuh Wanita sedang baik-baiknya. Penelitian menyimpulkan bahwa vaksin HPV sangat efektif dalam mencegah infeksi HPV jika diberikan sebelum orang tersebut terkena virus. Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta berpotensi menyebabkan kanker serviks.

Pemberian vaksin kepada anak usia 11-an berarti menunjukkan usia sebelum aktif secara seksual. Idealnya hal tersebut ada di usia 9-26 tahun. Diberikan kepada anak usia 11-13 tahun karena memang usia tersebut merupakan usia kelompok sasaran vaksinasi Nasional. Sebenarnya pemberian vaksin kanker serviks direkomendasikan sebanyak tiga dosis dalam tiga kali pemakaian. Untuk anak usia SD berarti masuk ke dalam vaksin pertama. Setelah satu atau dua bulan, kemudian diberikan lagi vaksin kedua, sedangkan untuk vaksin ketiga diberikan rentang 6 bulan dari pemberian vaksin pertama.

Sepintas pemberian vaksin serviks pada anak belasan tahun seperti candaan, lha wong aktivitas seksual biasanya untuk orang dewasa, dan mereka belum dapat dikatakan aktif secara seksual. Mungkin untuk yang lahir di tahun 80-an dan sebelumnya, usia itu, kita masih main boneka-bonekaan. Namun silakan telusuri dunia maya, jangan kaget apabila kita melihat postingan-postingan yang mengarah bahwa mereka sudah mengenal lawan jenis dengan baik. Selain itu, sudah dijelaskan di atas bahwa pemberian vaksin pertama yang paling bagus itu di usia 11-26 tahun.

Perlindungan kepada anak, khususnya anak perempuan akan pentingnya kebersihan dan Kesehatan genital memang sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak kita lewat pendidikan seks sedini mungkin. Pendidikan seks bukan hanya penting agar mereka mengerti dunia itu, namun juga supaya mereka menjadi semakin paham tentang dampak-dampak yang akan timbul apabila tidak memerhatikan tentang seks. Selain penyakit, juga sanksi sosial bisa mereka dapatkan apabila mereka terlanjur tidak memahami tentang pendidikan seks. Banyak yang salah paham dalam pemberian pendidikan seks di usia dini. Kebanyakan mereka tidak paham dan lantas menganggap dunia kedokteran terlalu melebih-lebihkan dan menganggap anak terlalu dini untuk memahami dunia orang dewasa.

Pemberian pendidikan seks pada anak sedini mungkin justru sangat bagus, asal kita mengajarkannya dengan sof sesuai usia dan cara penangkapan informasi si anak, sehingga anak pun tidak merasa risih dan malu kepada kita sebagai orang tuanya. Apalagi kalau menerangkan tentang organ genital yang memang sangat sensitif untuk dibahas. Namun tentu terhindar dari penyakit yang berisiko menimbulkan kematian juga sangat penting mereka pahami. Apalagi menurut Menteri Kesehatan, Bapak Budi mengatakan bahwa kematian kanker itu yang paling banyak mengincar wanita Indonesia karena kanker serviks dan payudara. Dengan demikian, Ketika ada program gratis pemberian vaksin serviks, hendaknya kita sebagai orang tua mendukung program tersebut serta turut berhati-hati akan pergaulan dan juga kesehatan anak-anaknya agar jangan sampai anak kita terkena penyakit yang sangat ditakuti ini.

Penulis adalah guru SMKN 1 Cianjur.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post