SERUNYA BERLETINGAN
Menjalin dan menjaga silahturrahmi dengan sesama adalah suatu keharusan setiap umat manusia dalam menjalani hidup, karena tanpa adanya orang lain seseorang tidak ada apa-apanya dan tidak bisa menjalani hidup dengan wajar. Sekaya apapun seseorang pasti akan membutuhkan orang lain, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Karena Allah mencipta umatnya hidup berdampingan dengan sesama manusia dan makhluk hidup lainnya.
Setiap ada kesempatan atau kegiatan lebih akan menyenangkan apabila dilakukan bersama-sama, baik dengan satu orang maupun dengan banyak orang. Walaupun dalam keadaan suka maupun duka, kalau dirasakan bersama dengan orang lain maka semua beban akan menjadi lebih ringan dan semua pekerjaan akan lebih cepat selesainya.
Letingan merupakan perkumpulan yang terbentuk dari lulusan sekolah pada tahun angkatan yang sama, baik lulusan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama atau Sekolah Menengah Atas. Para lulusan pada tahun angkatan tersebut dalam melanjutkan kejenjang selanjutnya tidaklah selalu sama, berbeda-beda sesuai dengan keinginan dan bakat masing-masing. Seperti lulusan Sekolah Dasar ada yang melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Pertama, Madrasyah Tsanawiyah atau masuk pesantren, dan begitu juga dengan lulusan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, ada yang melanjutkan kuliah, langsung kerja atau menikah.
Diacara letinganlah semuanya bisa kembali berkumpul, bersilahturrahmi dan bercerita kembali nostalgia waktu sekolah. Kegiatan letingan biasanya dilakukan pada saat acara hajatan salah satu anggota baik menikah atau menikahkan anaknya, pada saat ada yang ketimpa musibah, para letingan mengumpulkan dana suka cita sebagai bukti turut merasakan kesedihan yang dialami teman letingannya.
Di Kepulauan Seribu kegiatan letingan selain yang telah disebutkan diatas, juga dilakukan pada saat ada berbagai perlombaan memperingati hari kemerdekaan atau pada saat merayakan hari kemenangan umat Islam. Perayaan Idul Fitri merupakan moment yang selalu ditunggu oleh para letingan, acara berkumpul-kumpul dan makan-makan mereka lakukan. Setiap tahunnya acara letingan sering dilakukan oleh para anak-anak sekolahan, para remaja yang sudah pada kuliah atau kerja bahkan para ibu-ibu dan bapak-bapak juga tidak mau ketinggalan. Mereka jalan-jalan kepulau-pulau dengan membawa bekal dan pasangan hidupnya untuk berkumpul dengan anggota letingannya. Sambil makan-makan kembali bercerita nostalgia dan memori selama masih duduk dibangku sekolah, bercerita tentang kenakalan-kenakalan, kejahilan-kejahilan serta kelucuan-kelucuan yang pernah terjadi.
Kegiatan letingan merayakan lebaran pada tahun ini tidak semeriah lebaran tahun sebelumnya yang diikuti oleh banyak anggotanya. Pada lebaran di musibah covid 19 ini kurang meriah karena kebanyakan malas untuk mengikuti acara kumpul-kumpul guna mengurangi dan memutuskan rantai penyebaran virus corona. Apalagi ada kebijakan pemerintah untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar atau biasa disingkat dengan PSBB. Semua orang berharap agar musibah covid 19 ini cepat selesai.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
