PANGGIL AKU NAY
Aku keturunan asli dari Padang, karena ibu dan bapakku berasal dari Padang, yaitu diKabupaten Solok kanagarian Cupak. Ibu dan bapakku mendapat tugas untuk menggajar di Kepulauan Seribu, sebagai guru ekonomi dan biologi di SMAN 69 Jakarta. Kalau bapakku di Pulau Pramuka sejak tahun 1998, jadi sudah menggabdi mencerdas anak pulau selama 22 tahun. Kalau ibuku mengajarkan mata pelajaran ekonomi sejak tahun 2002, dengan masa kerja selama 18 tahun.
Namaku Nayla Hanna Maulida, anak ketiga dari empat bersaudara. Dan aku punya satu saudara laki-laki dan dua orang saudara perempuan. Aku lahir pada hari Rabu, tanggal 01 Juli 2008 dan aku lahir secara di caesar, karena waktuku didalam kandungan sudah 41 minggu melebihi dari masa kehamilan yang normal.
Proses kehamilanku diawali dengan mual-mual yang dirasakan oleh ibuku. Sensitif sekali dengan bau-bauan, terutama bau bawang goreng, minyak wangi, apalagi dengan bau-bau apapun yang sangat menyengat. Biasanya ibuku suka makan dengan telur mata sapi, tapi sejak kehamilan diriku ibu paling tidak suka dengan telur mata sapi, kalau dipaksain akan membuat ibuku muntah-muntah. Setelah empat bulan masa kehamilanku, kadaan ibuku kembali normal dan sudah tidak mual-mual atau muntah-muntah lagi. Semuanya kembali normal sampai tiba saat waktu kelahiranku,. Ibuku rajin jalan pagi dan sore hari, dengan harapan aku bisa lahir kedunia dengan cara normal seperti kelahiran abang dan kakakku. Kakakku lahir secata normal, hanya 5 menit sampai dirumah sakit dan tidak sempat pindah ke ruang bersalin akhirnya lahir secara normal walaupun masih diruang periksa.
Masa kehamilan diriku sudah memasuki minggu ke 40, tetapi belum ada tanda-tanda akan keluar. Pernah ibu merasakan sakit perut yang sangat sakit, lalu dibawa kerumah sakit karena dikirain saya bakalan lahir. Satu malam dirumah sakit tapi tidak ada reaksi apapun dan pembukaan jalan keluarku baru dua. Oleh dokter disuruh pulang dulu dan balik lagi kerumah sakit minggu besoknya. Akhirnya pada minggu ke 41 aku dibawa lagi oleh ibuku untuk periksa dan keadaanku dalam kandungan sudah normal dengan posisi kepala sudah dibawah, oleh dokter dianjurkan untuk langsung diopname. Mengingat masa kehamilan diriku sudah melewati minggu normal sebuah kehamilan.
Dirumah sakit dimulailah proses kelahiranku, karena pembukaan jalan keluarku masih juga dua tidak mengalami kenaikan walaupun ibuku rajin jalan dan pel lantai rumah sambil jongkok, maka dilakukanlah pemancingan agar pembukaannya naik dengan cara memasang balon. Biarpun sudah dipasang balon ibuku tetap rajin jalan di dalam ruangan rawat inap bagi yang akan melahirkan, dan didalam ruangan tersebut terdapat ruangan operasi. Ibuku paling takut kalau melewati ruangan tersebut, karena ibuku paling tidak suka ruangan tersebut. Sampai malam penambahan pembukaan menjadi empat, naik dua dari pembukaan sebelumnya. Lalu diambil lagi tindakan lain dengan cara dipancing dengan cairan inpus yang sudah dikasih obat agar pembukaannya naik. Sampai siang jam 10.00 WIB diperiksa lagi, hanya terjadi penambahan pembukaan menjadi enam. Akhir oleh dokter kandungan diambil tindakan langsung dilakukan proses persalinan dengan cara memecahkan ketuban dengan gunting khusus agar aku bisa ikut keluar dengan air ketuban. Tapi waktu mau di tarik keluar, terjadi keajaiban kalau aku dalam waktu 24 jam posisinya sudah berubah dengan kepala di atas dan pantat yang dibawah menutupi jalan keluar.
Atas saran dari dokter, maka harus dilakukan operasi karena masa kehamilan sudah melebihi batas normal takutnya nanti anaknya keracunan dan ketuban sudah dipecahin maka harus dioperasi kalau tidak bunya akan mengalami kesakitan. Akhir dengan terpaksa ibuku mengikuti saran dokter dan mulailah proses persalinanku oleh para perawat sebelum dibawa keruang operasi dan bapakku memgurus semua administrasinya. Pada jam 11.00 WIB aku dan ibuku dibawa keruang operasi, dan akhirnya aku lahir pada jam 12.00 WIB dengan selamat dan sehat. Syukur Alhamdulillah yang pertama kali diucapkan oleh ibu dan bapakku, karena aku sudah lahir dengan selamat. Setelah dua hari perawatan dirumah sakit, akhirnya aku dan ibuku diperbolehkan pulang.
Berkat ibu dan bapakku, aku dirawat dengan baik hingga sekarang aku berusia 12 tahun dan sudah duduk di kelas enam bangku Sekolah Dasar. Dan sebentar lagi aku akan merasakan masa belajar di Sekolah Menengah Pertama kelas VII. Makanan favoritu ayam goreng, tetapi aku paling takut dengan ayam hidup entah kenapa dan saya sendiri juga tidak tau kenapa. Aku dengan adikku sangat akrab kemana selalu berdua, suka becanda dan peluk-pelukan berdua, sehingga ibu bapakku mengasih gelar kami upin ipin. Itulah ceritaku dari sejak dalam kandungan sampai sekarang. Semoga aku bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, agama dan bangsa. Setiap habis sholat dan sebelum tidur aku selalu mendoakan ibu bapakku agar diberikan keselamatan di dunia dan akhirat. Semoga ibu bapakku sehat selalu. Amiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
