Fitria Gustina

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TERPAKSA DIBUKA
Tantangan menulis gurusiana ke 48

TERPAKSA DIBUKA

Tiga bulan sudah musibah penyebaran virus corona, dan sudah mau memasuki bukan ke empat. Tidak terasa musibah ini sudah membuat perekonomian di Indonesia menjadi kacau. Kemiskinan melanda masyarakat dan menimbulkan banyak pengangguran dimana-mana akibat dari banyak perusahaan atau usaha yang gulung tikar sehingga harus merumahkan karyawannya. Keadaan tersebut semakin berlarut-larut karena belum ada kepastian kapan situasi ini akan berakhir. Karena vaksin yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia masih belum ditemukan.

Penyebaran covid-19 semakin meluas, walaupun Pembatasan Sosial Berskala Besar sudah dilakukan. Penderita yang dinyatakan positif semakin banyak, sudah berjumlah empat puluh satu ribu lebih dan yang meninggal juga sudah mencapai dua ribuan. Pemutusan penyebaran dengan kebijakan PSBB juga tidak mencapai hasil yang memuaskan, karena tidak semua orang mempunyai kesadaranan untuk mengikuti kebijakan PSBB. Protokol kesehatan juga sudah tidak dilaksanakan lagi dalam kehidupan sehari-hari. 

Dengan diberlakukannya new normal, maka akan terjadi seleksi alam dalam memghadapi penyebaran covid-19. Banyak orang yang tidak begitu memahami kehidupan new normal yang diterapkan dimasa pandemi corona. Ada yang beranggapan kalau kehidupanan new normal adalah kehidupan normal seperti sebelum adanya penyebaran covid-19. Padahal new normal merupakan kehidupan baru dengan menerapkan protokol kesehatan di dalam kegiatan apapun yang dilakukan. Yaitu dengan selalu menerapkan pola hidup bersih, rajin cuci tangan, selalu memakai masker setiap keluar rumah dan menghindari berkerumun atau berkumpul dengan banyak orang. 

Karena kebutuhan ekonomi dan memperbaiki perekonomian daerah, maka kegiatan PSBB di Kepulauan Seribu mulai dibuka. Yang pada awalnya tidak ada kapal yang diijinkan berlayar untuk mengangkut penumpang, kecuali kapal-kapal yang sudah ditunjuk untuk mengangkut sembako. Sekarang kapal tradisional yang berfungsi mengangkut penumpang dari Pulau ke daratan kota Jakarta dan sebaliknya sudah mulai beroperasi. Sudah mulai ada para tamu yang datang untuk berkunjung  dan berwisata di Pulau, dan sebaliknya masyarakat Kepulauan Seribu juga sudah mulai melakukan kegiatan ke luar Pulau. 

Dengan terpaksa sebagian pulau-pulau yang ada di wilayah Kepulauan Seribu mulai dibuka. Untuk kembali menaikan dan memperbaiki ekonomi masyarakat dibidang pariwisata. Tidak bisa dipungkiri kalau masyarakat sangatlah membutuhkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Walaupun Pulau Pramuka merupakan zona hijau maka wilayahnya terpaksa dibuka untuk masyarakat luar dengan selalu tetap menerapkan protokol kesehatan.  Kekhawatiran yang dirasakan oleh sebagian masyarakat, merupakan sebagai pendorong bagi masing-masing orang untuk bisa menjaga diri dan keluarga masing-masing. Kalau bukan diri sendiri siapa lagi akan menjaga diri dan keluarga kita. Semoga Pulau Pramuka selalu aman dan jauh dari marabahaya covid-19. Amin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post