Fitria Gustina

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
GURU IDOLAKU TERNYATA IPARKU
Tantangan menulis gurusiana ke 56

GURU IDOLAKU TERNYATA IPARKU

Pada saat 36 tahun yang lalu, Intan masih duduk dikelas empat Sekolah Dasar. Sekolahnya tidak terlalu jauh dari rumahnya hanya berjarak satu kilometer dan bisa dicapai dengan hanya berjalan kaki. Setiap pagi jam tujuh pagi Intan sudah berangkat sekolah dan pulang pada jam setengah dua belas siang. Kegiatan tersebut rutin dilakukan dari hari Senin sampai hari Sabtu dan hari Minggu libur. Walaupun berangkat dan pulang sekolah dengan jalan kaki, tapi semua dilakukan dengan penuh suka cita bersama-sama temannya. 

Intan naik kekelas empat sekolah dasar setelah menempuh tiga tahun pendidikan. Di kelas empat Intan mendapatkan wali kelas yang sangat baik dan juga sayang sama Intan. Wali kelas Intan pintar dalam mata pelajaran matematika, intan cepat mengerti dan memahami pelajaran yang dijelaskan oleh gurunya. Semenjak dari kelas satu sampai kelas tiga sekolah dasar Intan kurang menyukai yang namanya pelajaran hitung-hitungan. Karena Intan sulit untuk memahami pelajaran tersebut, apalagi kalau sudah mengerjakan soal cerita. Tapi setelah kelas empat mendapatkan guru yang pintar matematika, membuat cerita jadi berbeda bagi Intan di pelajaran matematika. 

Selama kelas empat Intan bisa masuk ranking tiga besar dan itu sudah merupakan suatu kebanggaan bagi Intan. Karena sebelumnya hanya bisa mencapai ranking lima besar. Dengan adanya perubahan tersebut membuat Intan makin suka dan sayang dengan wali kelasnya.. Intan mempunyai rasa yang berbeda dibandingkan  dengan guru-gurunya yang lain. 

Wali kelas Intan juga mempunyai adik laki-laki yang seangkatan denganya. Wali kelas Intan berganti pada saat Intan naik ke kelas lima sekolah dasar. Tapi Intan tetap mengidolakan wali kelasnya dikelas empat tersebut. Sampai akhirnya Intan lulus sekolah dasar, melanjutkan ke sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas Intan jarang bertemu dengan guru idolanya walaupun berada di desa yang sama. Intan kembali sering bertemu wali kelasnya tersebut setelah kuliah, wali kelasnya melanjutkan kejenjang strata satu (S1). Karena sebelumnya beliau lulusan dari Sekolah Pendidikan Guru (SPG) yang seangkatan dengan sekolah menengah atas. 

Tanpa disadari dan tanpa diketahui oleh Intan ternyata calon suaminya adalah adik wali kelasnya waktu kelas empat sekolah dasar. Ternyata guru idolanya punya adik laki-laki seusia dan juga teman sekolah kakak Intan dari sejak SD sampai SMA. Sungguh dunia sempit dan tidak ada yang tahu siapa yang akan menjadi jodohnya. Pada saat mau melepas masa lajangnya baru Intan mengetahui kalau calon suaminya adalah teman sekolah  dan saingan kakaknya dalam meraih rangking tiga besar dikelasnya. Allah maha besar dan maha mengetahui, serta sudah merencanakan semua yang terbaik untuk umatnya. Semoga Intan dan suaminya SAMAWA, Amin

 

Pulau Pramuka - Kep.Seribu

Kamis, 25 Juni 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post