'KOK BEGINI YA'?
Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini berbeda dengan proses tahun lalu, walaupun sama-sama secara online. Kalau tahun kemaren pelaksanaannya secara online, tetapi pendaftaran harus dilakukan disekolah dengan dibantu langsung oleh para operator yang telah ditunjuk. Tetapi pada tahun inj walaupun juga dilakukan pendaftaran secara online, tapi dilakukan oleh Calon Peserta Didik Baru (CPDB) dan orang tua dari rumah masing-masing serta tidak boleh datang kesekolah.
Mulai dari kegiatan pengajuan akun, validasi akun, verifikasi, pendaftaran dan pemilihan sekolah yg dituju serta lapor diri setelah dinyatakan lulus. Semua proses dilakukan oleh para calon pendaftar didampingi orang tua langsung dari rumah masing-masing. Waktu pengajuan akun banyak yang tidak mengerti, tapi ada juga telah mengerti karena mau mencoba dan belajar agar bisa mengajukan akun.
Bu guru Rita pada tahun ini ditunjuk sebagai salah satu panitia PPDB disekolahnya dan.menerima banyak pengaduan, keluhan dan minta ditolong dalam pengajuan akun dan pendaftaran sampai lapor diri para CPDB. Mengingat tugas bu Rita harus bisa menerima semua pengaduan dan melayani yang mengalami kesulitan. Yang paling banyak adalah pengaduan kelupaan password yang dilakukan waktu aktivasi akun sehingga untuk lapor diri akunnya tidak bisa dibuka.
Yang lebih terkesan bagi bu Rita sebagai panitia PPDB adalah pada saat mengikuti jalur zonasi pada hari kedua. Pagi-pagi sekitar jam enam pagi dapat japri wa dari salah satu calon pendaftar. "Bu kok saya tidak bisa daftar ya", katanya. "Kenapa tidak bisa, memangnya kamu sudah buat akun pendaftaran belum", jawab bu Rita. Pendaftar pun kawab, "sudah bu, saya sudah buat akun pendaftaran". Bu guru Rita jadi binggung juga, tapi balik bertanya "coba kamu kirim bukti registrasi akun kalau memang kamu sudah membuat akun pendaftaran". " Bu mohon maaf saya belum memgajukan akun", akhir pendaftar menjawab. "Kamu harus buat akun dulu agar bisa melakukan pendaftaran". Jawab bu Rita.
Yang membuat bu Rita penasaran kenapa baru sekarang mau melakukan pengajuan akun, padahal teman-teman seangkatannya sudah mengajukan akun dari tanggal 11Juni dan sudah melakukan pendaftaran lewat jalur Afirmasi. Untuk jalur zonasi juga baru pada hari kedua baru mau berkeinginan mendaftar. Dan orang tuanya apakah tidak menanyakan atau memantau apakah anaknya sudah mendaftar atau belum. Tapi semuanya hanya ada difikiran bu guru Rita saja, karena waktu ditanya keanaknya tidak ada jawaban.
"Kamu harus mengajukan akun dulu nak baru bisa mendaftar", kata bu Rita. "Bagaimana caranya bu", jawabnya. Akhirnya bu Rita memberikan tata cara pengajuan akun dengan memberikan petunjuk apa yang harus dilakukan atau diklik oleh pendaftar secara rinci. "Bu saya tetap tidak bisa bu", katanya. Akhirnya bu Rita penasaran, "rumah kamu dimana sich," Pendaftar balik nanya," sich mana bu". Bu Rita kebinggungan mau jawab apa dan akhirnya, "Ya udah kamu kerumah teman kamu terdekat untuk bantu kamu ngajuin akun", kata bu Rita. Anak tersebut menjawab," baik bu". Selang baru satu menit masuk lagi japrian dari pendaftar, " bu teman saya tidak bisa juga bu". Padahal teman yang di suruh minta tolong bantuin buatin akun sudah banyak pendaftar yang dia bantu buat akun.
Bu guru Rita berinisiatif menelpon anak yang dituju buat bantuin bikin akun pendaftar tadi. Ternyata anak tadi bilang kalau tidak ada yang datang atau telepon minta tolong buatin akun. Waduh.. dibohongin lagi kata bu Rita dalam hati. Akhirnya bu Rita menghubungi kembali pendaftar tadi agar mengirimkan data biar dibantuin ngajuin akun. Tapi sampai malam tidak dijawab dan pada akhirnya tengah malam masuk lagi wa dari anak tersebut. "Bu saya sudah daftar dibantuin oleh teman saya". "Alhamdulillah kalau sudah daftar".kata bu Rita. "Sekarang kamu belajar cek sendiri ya apakah nama kamu sudah masuk daftar atau belum". Kata bu Rita.
Bu Rita pun mengirimkan cara cek nama-nama para pendaftar, dengan memberikan alamat link untuk masuk. Dan juga memberikan urutan cara ceknya dengan mengscreenshoot dan melingkari apa yang harus dilakukan oleh pendaftar. Semua cara dan petunjuk yang diberikan bu Rita sudah dibaca oleh pendaftar. Karena sudah tidak ada pertanyaan, bu Rita beranggapan kalau pendaftar sudah bisa cek sendiri namanya di daftar. Tengah malam masuk lagi wa, "bu saya udah daftar nama saya sudah ada belum di daftar"?. "Waduuh naaak, kirain ibu kamu sudah cek sendiri tidak taunya belum", jawab bu Rita. "Saya tidak bisa bu".jawabnya. "Ya sudah nanti ibu cek nama kamu".jawab bu Rita akhirnya.
Kenapa untuk belajar membuat akun dan mendaftar buat masa depannya tidak mau belajar untuk bisa, sedangkan untuk main game online berjam-jam mau belajar sampai bisa.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
