Fitria Gustina

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
TUA-TUA KELADI (Pentigraf ke 12)
Tantangan menulis gurusiana hari ke 67

TUA-TUA KELADI (Pentigraf ke 12)

TUA-TUA KELADI

Nurbaya tinggal dengan maknya disalah satu desa di Ranah Minang. Dan sudah suatu keharusan kalau anak perempuan harus bisa masak. Menurut adat Minang Kabau kalau kegiatan rumah tangga adalah tugas seorang wanita. Dan wanita yang sudah remaja wajib bisa melakukannya. Agar kelak setelah berumah tangga bisa mengurus keluarganya dan bisa membahagiakan suaminya dengan masakan buatan istrinya.

Hari ini Nurbaya dan maknya sibuk didapur untuk memasak karena dirumahnya akan kedatangan tamu istimewa. Mereka memasak masakan kesukaan tamunya, yaitu gulai ayam. Nurbaya belum memgetahui siapa tamu istimewa yang dimaksud oleh maknya. Dan apa tujuan dia datang bertamu kerumahnya.

Nurbaya disuruh oleh maknya ambil sesuatu di belakang rumahnya untuk dimasukkan sebagai campuran gulai ayamnya. Tapi Nurbaya lupa dengan apa yang disuruh oleh maknya. Nurbaya lebih memikirkan siapa kira-kira yang datang kerumahnya. Terdengar teriakan maknya dari dalam dapur, " Nurbaya ambil yang udah tua-tua keladinya ya, biar enak gulai ayamnya". "Iya mak", jawab Nurbaya. Baru Nurbaya ingat dengan yang disuruh ambil oleh maknya.

Kep.Seribu 06 Juli 2020

Pentigraf ke 12

Keladi= batang talas warna unggu dan istilah lainnya di Sumatera Barat adalah kemumu

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post