Fitria Gustina

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
OJEK SEKOLAH
Tantangan menulis gurusiana hari ke 94

OJEK SEKOLAH

OJEK SEKOLAH

🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀

Harapan untuk mendapatkan ilmu dan Keterampilan pada umumnya didapatkan disekolah dan ditempat-tempat kursus. Berbagai jenis sekolah didirikan berdasarkan kebutuhan dan perkembangan zaman. Ada sekolah umum baik negeri maupum swasta, ada sekolah kejuruan baik negeri maupun swasta dan ada juga berbagai sekolah agama baik negeri maupun juga swasta. Semuanya itu didirikan dalam rangka upaya pemerintah maupun swasta dalam mencerdaskan anak bangsa sebagai generasi yang akan membangun bangsa nantinya.

Jarak antara rumah siswa dengan sekolah juga berbeda-beda, ada yang dekat sehinga bisa ditempuh dengan jalan kaki atau naik sepeda. Ada juga yang jaraknya sangat jauh, dan harus berangkat sekolah subuh agar sampai disekolah tidak terlambat. Kalau yang mempunyai kendaraan pribadi bisa agak tenang, lain cerita dengan yang berangkat sekolah dengan naik angkutan umum. Sudah biasa berdesak-desakan dan tidak kebagian tempat duduk

Jika di daratan Jakarta berangkat dan pulang sekolah banyak kendaraan umum yang bisa ditumpangin, ada angkot, busway, kereta api atau naik ojek online. Lain halnya kalau siswa atau guru berangkat sekolah di Pulau Seribu. Angkutan kesekolahnya hanya ada satu jenis angkutan, yaitu parahu tradisional yang biasa mengangkut penumpang antar Pulau. Walaupun kapasitas sekali angkutnya hanya sekitar dua puluh orang, tetapi dengan adanya batas waktu atau jadwal masuk sekali jalan bisa sampai tiga puluh orang bahkan lebih yang naik.

Banyak suka dukanya perjalan para siswa untuk berangkat kesekolah dengan naik kapal tradisional . Semua kapal angkutan penumpang di Kepulauan Seribu disebut dengan kapal ojek, walaupun kapal ukuran besar maupun kapal ukuran kecil. Terombang ambing dilaut karena kerusakan mesin kapal sudah hal yang biasa. Apalagi jika berangkat kesekolah dalam keadaan cuaca hujan lebat, sudah pasti sampai disekolah dalam keadaan basah kuyup. Yang lebih mencekam pada saat musim angin dan ombak, berangkat dan pulang sekolah melawan angin kencang dan ombak besar.

Tidak jarang para orang tua melarang anaknya untuk berangkat sekolah dan meminta ijin kesekolah. Kapal-kapal yang biasa bawa penumpang juga banyak yang tidak berani berangkat, karena bukan hanya membahayakan bagi dirinya tapi juga membahayakan para penumpangnya. Karena cuacanya sangat membahayakan dan bisa membuat kapal terbalik kalau masih dipaksakan untuk berangkat.

Ada saat-saat tertentu yang tidak bisa diprediksi cuacanya. Apalagi kalau sedang musim angin yang biasanya disertai dengan ombak tinggi. Ada musim angin barat dan juga musim angin timur. Jika musim angin barat dari pinggir laut sudah terasa angin kencang dan kelihatan ombaknya. Tapi jika angin timur angin walaupun tidak begitu kencang anginnya dan tidak terlalu kelihatan ombaknya dari pinggir pantai, tetapi ditengah laut akan terasa sekali ombaknya.

Hebatnya anak-anak Pulau, kalaupun dalam keadaan ombak besar, angin kencang atau hujan lebat mereka tetap memaksakan diri untuk tetap berangkat sekolah. Biasanya mereka sudah membawa baju ganti atau memakai jaket sehingga dalam mengikuti pembelajaran tidak dalam keadaan basah kuyup. Semoga pengorbanan mereka terbalaskan dengan dapat meraih masa depan bagus.

Mengayuh Dayung, Meniti Ombak, Manggapai Harapan.

🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀🎀

Kepulauan Seribu

Minggu/ 02 Agustus 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post