SUKA DUKA BELAJAR DARING
SUKA DUKA BELAJAR DARING
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Dengan adanya musibah mewabahnya virus corona membuat situasi menjadi kacau. Suatu kegiatan yang sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan matang akhirnya batal. Banyak kerugian-kerugian atau usaha-usaha yang harus ditutup akibat adanya covid-19. Sekolah-sekolah baik diperkotaan maupun dipedesaan juga ditutup guna mengurangi penyebaran covid-19 semakin meluas.
Akibatnya banyak orang tua yang kewalahan dengan adanya pembelajaran secara jarak jauh. Bukan hanya kesulitan dalam mendampingi anak belajar tapi juga kurangnya dana dalam pembelian paket data untuk belajar secara online. Apalagi didaerah terpencil atau dipegunungan kesulitan dengan masalah sinyal. Bahkan ada yang harus naik ketempat yang lebih tinggi atau naik keatas pohon.
Bahkan ada guru yang langsung mendatangi rumah-rumah siswanya guna memberikan pelajaran. Walaupun harus menempuh jarak yang sangat jauh dan berjalan kaki, tapi tidak mematahkan semangat guru untuk memberikan ilmu ke siswanya. Sungguh luar biasa pengorbanan guru-guru didaerah terpelosok dalam memcerdaskan generasi bangsa.
Bahkan para siswa yang orang tua tidak mampu untuk membeli paket data, karena semangat yang tinggi akan mendatangi rumah guru untuk bisa mendapatkan ilmu. Walaupun taruhannya harus jalan kaki dengan jarak yang tidak dekat dan resiko tertular saat diperjalanan.
Dari semua semangat para guru yang mau berbagi ilmu dan para siswa yang mempunyai semangat luar biasa untuk mendapatkan ilmu, disalahgunakan oleh sebagian siswa lain yang tidak ingin belajar. Masih ada siswa yang tidak mengikuti pembelajaran atau menyerahkan tugas yang diberikan oleh gurunya. Mereka lebih senang main game online atau ngumpul-ngumpul dengan temannya dari pada belajar.
Guru berupaya memberikan pembelajaran dengan berbagai aplikasi agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan mudah dimengerti. Ada pembelajaran memakai aplikasi google classroom, aplikasi edmodo, aplikasi Quipper, aplikasi quizzis, testmost atau melakukan pembelajaran dengan tatap muka secara daring memakai Zoom meeting atau Google meet dan sebagainya.
Masih ada siswa yang tidak mengikuti pembelajaran, walaupun berbagai upaya sudah dilakukan oleh para guru. Misalnya kegiatan Belajar Dari Rumah dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan Zoom Meeting atau google meeting, masih ada siswa yang ikut gabung tapi videonya di non aktifkan agar selama pembelajaran bisa melakukan kegiatan lain atau tidur. Tidak sedikit juga mata pelajaran yang diikuti siswa pada pertemuan tersebut hanya beberapa orang saja.
Sekelumit suka duka pembelajaran secara online/daring yang dilakukan selama covid-19. Semoga musibah ini cepat ditemukan vaksinnya dan cepat berlalu. Agar para siswa bisa belajar kembali disekolah.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Kepulauan Seribu
Senin/03 Agustus 2020.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
