KECEWA
Setiap orang pasti pernah merasa kecewa. Dalam berbagai urusan, baik itu menyangkut pekerjaan, percintaan, urusan keluarga maupun kehidupan sosial sering kali mengalami rasa kecewa.
Arogan, sikap sombong membuat kita memiliki sikap perfeksionis yang tidak mau menerima kesalahan sendiri, apalagi kesalahan orang lain. Kesalahan kecil saja sudah ditanggapi dengan serius, dan menguras energi dalam menyelesaikannya. Orang yang sombong cenderung lebih mudah kecewa daripada orang yang rendah hati.
Tidak bisa dipungkiri bahwa perasaan kecewa di dalam kehidupan muncul akibat interaksi dengan orang lain. Ketika kita dikhianati, dibohongi, disakiti orang lain, segala harapan menjadi pupus, dan yang terjadi adalah rasa kecewa.
Pada saat kita sedang mengalami kecewa dalam hidup, mestinya Kita lebih fokus pada peningkatan kualitas diri. Artinya bahwa pengalaman buruk yang pernah kita alami, bisa membuat kita belajar untuk menjadi lebih bijak dalam berpikir. Jangan membiarkan perasaan kecewa terus menggerogoti hati kita. Seseorang yang terus memendam rasa kecewanya akan berdampak pada kesehatan tubuh. Ada beberapa tips dari para psikolog, untuk menghadapi rasa kecewa:
1. Kita jangan menyangkal, atau menyembunyikan rasa kecewa dibalik senyuman yang membuat kita terus bersedih. Tetapi kita harus menerima rasa kecewa itu walaupun menyakitkan.
2. Melakukan berbagai hal positif yang menyenangkan. Meluangkan waktu untuk jalan-jalan, mengunjungi tempat wisata, atau tempat favorit.
3. Berbagi cerita/ curhat dengan teman, sahabat yang kita yakini bisa membantu.
4. Pastikan ekspektasi atau harapan yang diinginkan adalah hal yang rasional dan adil bagi semua orang. Jika tidak, sebaiknya ubah harapan yang diinginkan dari hal yang dilakukan.
5. Menjadikan hal buruk yang terjadi dalam diri kita sebagai pembelajaran dan motivasi. Selain itu, tingkatkan kemampuan diri untuk menunjang harapan yang ingin dicapai.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
