Fransiskus Sutardi, S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
HATI-HATI DENGAN IRI HATI

HATI-HATI DENGAN IRI HATI

Iri hati adalah perasaan yang muncul karena keinginan akan sesuatu yang dimiliki atau diperlihatkan oleh orang lain. Rasa sakit pun muncul menyertai hal tersebut. Iri hati sama dengan sifat serakah, malas, sombong, dan amarah yang bisa menghancurkan diri sendiri. Sifat ini bisa mengubah seseorang menjadi terobsesi dengan materi dan kehidupan saat ini saja.

Seseorang yang merasa inferior atau sedang disalahkan cenderung mengekspresikan perasaan ini dalam bentuk iri hati dan kebencian. Perasaan ini dapat menimbulkan suasana yang tidak mengenakkan dan membuat diri kita tidak nyaman menghadapi kesuksesan kita sendiri.

Para pakar kesehatan menggambarkan orang yang memiliki sifat iri, sejalan dengan orang yang mudah marah, sedih, cemas, dan takut. Orang yang iri, otaknya akan mengeluarkan hormon racun yang merusak berbagai jaringan dalam tubuhnya, yakni hormon noradrenalin. Iri menyuburkan hormon racun yang merusak tubuh manusia secara cepat.

Rasa iri hati memang bukanlah perkara mudah untuk dihilangkan, terlebih lagi jika kita tidak mampu menghasilkan yang lebih baik dari rival yang dirikan. Sifat iri hati berdampak buruk dan merugikan diri kita sendiri, terlebih rusaknya relasi dengan orang lain, sesama, sahabat, rekan kerja, atau keluarga.

Negatif thinking tentang orang lain membuat hidup seseorang tidak nyaman. Selalu merasa tidak senang jika melihat orang lain sukses, bahagia, memiliki banyak relasi, mendapat pujian, ataupun kehidupannya mapan secara ekonomi. Mudah sensitif dan terus berpikiran negatif.

Karenanya kita harus berhati-hati dengan sifat iri hati. Ketika sifat tersebut menjadi sebuah penyakit, proses penyembuhannya membutuhkan waktu yang cukup lama karena jiwa dan pikiran kita sudah terganggu oleh hal-hal buruk tentang orang lain yang ada di sekitar kita. Kecuali kalau bisa merubah diri secara total. Membangun relasi positif dengan orang lain, jauh lebih baik, karena akan menenteramkan jiwa serta menyehatkan raga. Kelebihan orang lain, kita jadikan motivasi diri untuk berpacu dalam mengisi kekurangan dan keterbatasan yang ada dalam diri kita sendiri.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post