PS SABHIRA RUTENG, MELAKUKAN LONG MARCH KEBANGSAAN
Dalam rangka memperingati HUT RI ke-76 dan Pencak Silat Satria Bhirawa yang ke-18, pada hari Selasa 17 Agustus tahun 2021 para anggota, pengajar, dan Guru Utama Pencak Silat melakukan long march kebangsaan. HUT kemerdekaan RI tahun ini masih diperingati dalam suasana Pandemi covid-19. Tidak ada perlombaan, pentas seni, budaya, ataupun atraksi lainnya untuk menyemarakkan suasana. Masih sama seperti tahun lalu, upacara dilakukan secara terbatas dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal tersebut dilakukan untuk lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat karena pendemi Covid-19 yang masif melanda Tanah Air. Namun demikian, suasana yang berbeda ini tidak mengurangi semangat serta kekhidmatan untuk merayakan hari kemerdekaan.
Pencak Silat Satria Bhirawa Kabupaten Manggarai mempunyai cara tersendiri dalam merayakan HUT kemerdekaan RI tahun ini. Bertepatan dengan HUT Pencak Silat Satria Bhirawa ke-18, seluruh anggota melakukan kegiatan long march kebangsaan dengan rute perjalanan: Kota Ruteng, Wae Garit, Bahong, Novisiat Sang Sabda Kuwu, Puncak Sawah Lodok Cancar. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud syukur atas karunia dan kemerdekaan bangsa Indonesia melalui para pahlawan dan juga pencak silat yang merupakan warisan budaya bangsa Indonesia.
Peringatan HUT kemerdekaan RI dan Pencak Silat Satria Bhirawa, sebagai momentum untuk saling peduli dan menguatkan untuk bangkit melawan Covid-19. Vinsen Sambut, selaku Guru Utama mengajak seluruh anggota untuk mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Kegiatan long march dimulai jam 06.00 WITA, dengan titik start kota Ruteng berjalan kaki sepanjang 16 km. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Satuan Latihan Kantor Bupati, SMK Informatika St.Petrus, dan SDI Watu Alo. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 3 jam. Setibanya di Puncak Sawah Lodok Cancar, seluruh peserta beristirahat sambil menikmati air mineral segar produk lokal. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh ibu Irma Parera selaku fotografer yang amat profesional.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
