Pentingnya Kaderisasi Dalam Sebuah Organisasi
Kaderisasi merupakan suatu kebutuhan internal yang yang dilakukan demi kelangsungan dan kelancaran organisasi. Seperti halnya hukum alam, dengan adanya suatu siklus, dimana semua proses pasti akan terus berulang-ulang dan terus berganti. Namun semua itu harus ada satu yang perlu kita pikirkan, yaitu format dan mekanisme yang komprehensif dan mapan, guna memunculkan kader-kader yang tidak hanya mempunyai kemampuan di bidang manajemen organisasi, tapi yang lebih penting adalah memiliki mental atau karakter serta tetap berpegang pada komitmen sosial dengan segala dimensinya.
Pelaku kaderisasi adalah individu-individu yang telah memiliki kapasitas yang mantap dan kuat untuk mengkader semua anggotanya dan memahami alur atau berjalannya kaderisasi dalam organisasi tersebut. sasarannya adalah individu-individu yang dipersiapkan dan dilatih untuk menjadi penerus visi dan misi organisasi.
Dalam kepemimpinan tidak luput dari kaderisasi. Hal ini dikarenakan tidak akan berjalan sebuah oragnisasi tanpa adanya penerus. Seorang pemimpin yang baik, ia harus memberi kesempatan kepada orang lain untuk memimpin. Regenerasi sangat diperlukan agar tidak terkesan pemimpin rakus, tamak dan ingin terus berkuasa.
Kader adalah sumber daya manusia yang melakukan proses pengelolaan dalam suautu organisasi. Dia telah dilatih dan dipersiapkan dengan berbagai ketrampilan dan disiplin ilmu, sehingga dia memiliki kemampuan di atas rata-rata orang pada umumnya. Karena untuk menjadi seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan nalar dan instuisi, sejalannnya kemampuan ilmiah dan kemampuan sosial. Menjadi pemimpin yang berkualitas, bukan hasil dari komunikasi politik, ikatan emosional, hutang budi, dinasti, politik balas dendam atau lebih parah lagi politik dagang sapi ( jual beli kekuasaan sebagai imbalan dukungan yang diberikan). Praktik semacam ini sudah pasti menggerogoti esensi demokrasi.
Kepemimpinan dengan sistem kaderisasi menciptakan tatanan organisasi yang baik, dimana dalam menaiki sebuah jenjang jabatan harus melewati tahapan-tahapan yang tepat dan benar, bukan asalan saja dan tentunya adanya seleksi, pemantauan, dan evaluasi yang dilakukan secara adil dan objektif. Sistem ini menjadikan sebuah organisasi menjadi adil karena semua orang memiliki peluang yang sama. Bukannya saya terus, tetapi beri kesempatan kepada kader-kader muda yang berpotensi. Satu periodik jabatan sudah sangat cukup, tetapi ketika dua sampai tiga periodik masih mau memimpin, itu sebuah ketamakan dan enggan melepas dengan dalil itu sebuah kepercayaan.
Kaderisasi merupakan isu formal yang banyak diabaikan sebagai multiflikasi pemimpin baru. Hal ini menyebabkan defisitnya kuantitas dan kualitas kepemimponan birokrasi kita. Ditambah lagi karena patologi birokrasi berkelanjutan yang didebabkan oleh miskinnya kehendak untuk mereproduksi pemimpin-pemimpin baru.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
