Umat Katolik Paroki Ekaristi Ka- Redong Merayakan Misa Minggu Palma
Ribuan umat Katolik di Paroki Ekaristi Kudus Ka- Redong Keuskupan Ruteng Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tengngara Timur, merayakan misa Minggu Palma untuk memperingati masuknya Yesus ke Yerusalem dan disambut banyak orang dengan melambaikan daun palem sebagai tanda penghormatan . Perayaan Misa yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut dimulai dari jam 06.00 Wita , dipimpin oleh Imam Katolik Pastor Kris Sambu SVD, selaku Pastor Paroki, diawali dengan ritus pembuka , pemberkatan daun Palma, dan selanjutnya perarakan memasuki gereja sebagai simbol kemenangan Kristus,diikuti misa kudus untuk pembacaan Kisah sengsara Tuhan Yesus (Injil).
Dalam tradisi umat Katolik, Minggu Palma dirayakan sebagai hari refleksi atas masuknya Yesus ke Yerusalem dengan penuh kemenangan. Di sana orang banyak meletakkan ranting palem dan jubah mereka di jalan sambil menyatakan Dia sebagai Juruselamat mereka. Tindakan –tindakan ini melambangkan penghormatan dan harapan. Minggu Palma menjadi pembuka sebelum umat Katolik merayakan Jumat Agung dan Minggu Paskah atau menandakan dimulainya Pekan Suci.
Dalam kotbahnya, Pastor Kris mengajak umat Katolik untuk merenungkan Yesus sebagai Raja yang rendah hati, masuk ke Yerusalem untuk menyelamatkan bukan untuk dilayani. “ Yesus tidak datang dengan kuda perang, melainkan keledai, simbol perdamaian dan kerendahan hati.Ia adalah Raja yang melayani”. Selanjutnya Pastor Kris menegaskan “ Minggu Palma menunjukkan bahwa ,Yesus tidak berpaling dari kegelapan dan penderitaan manusia . Ia sepenuhnya masuk ke dalamnya untuk menebus umat-Nya”.
Seperti masyarakat Yerusalem yang berteriak “Hosana” lalu berubah menjadi “salibkan Dia “, kita diajak untuk merefleksikan kesetiaan kita pada Kristus di tengah godaan dan situasi sulit. “ Kita dipanggil menjadi “keledai” yang membawa Yesus ke dalam keluarga, tempat kerja, dan sekolah dengan menyampaikan kasih dan pengampunan.
Pada akhir kotbahnya, Pastor Kris kembali mengajak umat Katolik agar memasuki Pekan Suci diharapkan semua umat Katolik untuk hidup dengan kerendahan hati, mengikuti jejak Yesus yang setia sampai mati di Salib. Hidup rukun dan damai dengan semua orang, membantu yang miskin,lemah dan yang terpinggirkan dalam masyarakat.
Oleh : Ancik Sutardi, tinggal di Ruteng NTT.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
