Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

H 2 C di SAGUSABU PGRI JEMBER, 18 19 Januari 2020

Oleh Hermin Agusini

Tantangan hari ke – 6

#TantanganGurusiana

“Selamat datang di kota Jember Pak”, demikian beberapa chat senada bermunculan di grup whatsapp menanggapi postingan CEO MediaGuru dalam perjalanan menuju Jember.

Aku langsung tergerak untuk mengirim pesan pribadi kepada beliau. Aku memperkenalkan diri bahwa aku adalah peserta sagusabu satu dan dua Bondowoso. Dan sekarang masih bersemangat mengikuti sagusabu di kota sendiri.

Aku kirim beberapa foto saat aku berbagi buku karya pertamaku sebagai upaya untuk ikut serta menggeliatkan literasi di kota ini. Aku sebut gerakanku dengan istilah Save Our Soul Of Writing. Sebuah istilah yang aku keren – kerenkan. Walaupun hanya gerakan kecil membagi – bagi buku kepada beberapa sekolah dan sahabat.

Aku juga sampaikan bahwa aku adalah salah satu peserta kuis menulis komentar untuk postingan seseorang berkepala botak dengan jaket MediaGuru. Dan aku menang dengan LIKE terbanyak. Hanya tigapuluh Empat sih, namun reward dari MediaGuru tetap sangat bermakna Bagiku. Kuis itu berhadiah souvenir dari MediaGuru.

“Temui saya besok untuk mengambil souvenirnya,” jawab beliau singkat.

“Alhamdulillah, terimakasih Bapak,” demikian balasku.

Keesokan harinya aku dan Bu Mimin tiba di gedung PGRI agak lebih awal. Beberapa pintu ruangan masih terkunci dan keadaan masih agak sepi. Setelah mengisi daftar hadir aku menuju ruang pelatihan di lantai dua. Ternyata Pak Ihsan sudah ada di ruang itu. Beliau mempersiapkan presentasinya. Ku kira beliau terlambat, hehe…salah sangka.

Aku ingin menemui beliau tapi malu. Beliau terlalu berwibawa, aku sungkan. Sampai pertama selesai tak ada tanda – tanda beliau akan memberi souvenir. Aku mulai cemas. Kulihat beliau mulai membereskan barang – barang beliau. Pertanda beliau akan segera meninggalkan ruangan. Hatiku makin gelisah.

Terpaksa aku mengirim pesan via Whatsapp. Tidak terbaca, sebab beliau tidak terlihat memegang HP di saat presentasi. Ini pelajaran yang wajib aku tiru, beliau sangat fokus. Hatiku makin makin kacau. Lalu, aku kirim pesan kepada Pak Febri meminta bantuan. Dan Alhamdulillah, terlihat Pak Febri beranjak dari tempat duduknya menuju Pak Ihsan, lalu beliau berdua bercakap – cakap. Jelas aku ge –er, pasti tentang souvenir.

Ternyata benar, beberapa saat kemudian Pak Febri memberikan souvenir bertulis MediaGuru beserta sebuah kalender kecil. Sesuatu banget. Karena dari sekian banyak peserta di ruangan itu hanya 3 orang yang punya. Pak Febri, Bu Tri peserta terjauh dari Jawa Tengah. Bu Tri semangat banget ikut pelatihan menulis di kota kita. Masak, kita orang jember gak mau melangkah?. Oh ya, orang ketiga yang punya tas MediaGuru adalah aku. Dari satu kelas pelatihan SAGUSABU PGRI Jember, hanya tiga orang dengan Tas kerren MediaGuru. Catet ya…hanya tiga orang !..hehe.

Harap – harap cemas yang kurasakan hari itu sirna ketika Pak Febri bilang,” jangan lupa di foto ya?”. Aku manggut meng iyakan sambil tersenyum lebar tak perduli ompong gigiku kelihatan. MediaGuru selalu mendebarkan. Semoga semakin berjaya dengan geliat literasi yang membanggakan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post