Mengapa Aku Harus Menulis? (part 5)
Oleh Hermin Agusini
Tantangan hari ke – 9
#TantanganGurusiana
Selamat pagi pembaca. Seperti janjiku kemarin. Hari ini akan aku sampaikan hasil menimba ilmuku di pelatihan sagusabu. Masih mengenai motivasi menulis. Karena bagian ini memang sangat penting untuk memulai menulis.
Beberapa alasan untuk menulis diantaranya sebagai persyaratan kenaikan pangkat. Untuk memperoleh uang / royalty, Popularitas, Legacy, berbagi inspirasi, menyuarakan kebenaran, dan menyebarkan ilmu.
Ustad Febri mencontohkan KH. Sholeh Darat (1820-1903 M). Yang merupakan guru dari Kiai Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dan Raden Ajeng Kartini.
KH. SholehDarat adalah ulama besar Nusantara yang mendedikasikan tulisannya semata – mata untuk menyebarkan ilmu, menginspirasi dan berdakwah untuk kebaikan manusia demi mengharap Ridha Allah. Motivasi beliau menulis bersifat ukhrawi, bukan imbalan reach dunia.
Ustad Febri juga menambahkan bahwa semangat dan motivasi menulis Kiai Sholeh Darat itu patut kita contoh. Sebab, tulisan yang diniati untuk kebaikan memiliki keutamaan yang agung. Oleh karena itu, kita dihimbau agar kita sering – sering berlatih menulis dengan motivasi mulia untuk menginspirasi kebaikan dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat.
Dari semua materi pelatihan yang aku terima dalam pelatihan sagu sabu menambah wawasanku dalam menentukan motivasi mengapa aku menulis. Tidak sesederhana yang pernah aku sebutkan. Apakah aku plin – plan atau tidak punya pendirian? Tentu saja tidak.
Semuanya karena aku mengikuti pelatihan dengan gelas kosong dan memang berniat menimba ilmu. Jika pendapatku berubah, itu artinya aku telah berproses melangkah lebih maju. Sebagai hasil belajarku.
Lalu, apakah yang menjadi motivasi menulisku saat ini? Aku masih malu menyebutkannya. Menyadari bahwa ilmu menulisku masih perlu banyak belajar dan terus belajar. Biar aku dan Sang Maha Pengatur segala urusan saja yang tahu. Pastinya, motivasi itu telah amat sangat lekat dihatiku. Semoga ia tetap menjadi pemicu dalam setiap belajar menulisku. InshaAllah. Semoga Allah meridhoi niatku. Aamiin Ya Robbal Alaamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan