Belum Bisa Menaklukkan Waktu
Oleh Hermin Agusini
Tantangan hari ke – 19
#TantanganGurusiana
Selamat pagi pembaca.
Jam tanyang tulisanku bergeser lebih siang dari biasanya. Artinya, jadwal kegiatanku keluar dari rencana.
Kemarin siang atau maksimal tadi malam sebelum tidur. Seharusnya aku sudah menyelesaikan tulisanku untuk hari ini. Dan seharusnya, tulisanku sudah harus tayang seteleh subuh tadi pagi. Seharusnya, aku sudah menutup laptop sebelum tukang sayur memanggil.
Hari Sabtu memang tidak ada jadwal masuk kelas bagiku. Karena aku biasanya harus mengikuti kegiatan MGMP. Di pagi hari sudah terjadwal jika Sabtu selepas kegiatan aktualisasi Paramuka adalah waktu bebas untukku duduk manis menulis. Di meja kerjaku. DI sudut paling belakang ruang guru.
Namun nyatanya kemarin aku belum sempat menulis. Ada promosi alat masak ke sekolah. Ada penjual daster. Ada penjual roti. Datang silih berganti. Jika aku bisa fokus sedikit saja. Maka tulisan limaratus atau tujuratus kata sudah pasti bisa aku selesaikan.
Sayangnya, aku lemah untuk fokus. Sedikit gangguan sudah mengalihkan perhatianku. Tak terasa sudah jam sebelas tigapuluh. Demo peralatan masak belum selesai. Aku bergegas memilih barang yang telah mencuri hatiku. Segera aku bayar.
Ingin segera menuju mejaku untuk memulai menulis. Lah, di hari jum’at sudah janjian dengan beberapa teman untuk melayat ke rumah duka mantan kepala sekolahku yang baru meninggal itu.
Dan benar saja. Baru aku duduk sudah ada yang memanggil,” Bu, kita solat dulu ya terus berangkat,”. Kata Bu Vin mengingatkanku. Jelas saja. Aku langsung menutup laptop. Beres – beres dan solat. Yang lainpun begitu.
Ketika aku baru sampai di rumah. Jam sudah menunjukkan pukul empat sore. Sangat singkat. Melakukan aktifitas kecil di rumah sudah mengantar ke waktu magrib.
“Yah, selesai solat magrib jangan lupa kita harus menjemput ibu ke rumah mbak Ana. Sekalian bunda juga ingin bekam,” demikian mengingatkan suamiku.
Butuh waktu agak lama untuk bekam. Sekitar hampir satu jam lebih. Tak terasa sudah hampir pukul sembilan. Setelah berbincang – bincang. Kamipun pamit pulang. Aku sudah terlelap selama perjalan. Tiba – tiba sudah sampai halaman rumah.
Entahlah, badanku terasa lemas tak bertenaga. Mungkin karena ngatuk. Aku putuskan untuk langsung terlelap. Percuma juga aku memaksakan diri di saat sangat lelah. Pikirku nanti jam dua aku bangun.
Dan benar memang. Pada pukul dua aku bangun. Namun mata serasa lengket. Aku coba melawan kantukku dengan mencuci muka. Tapi percuma. Otakku belum On. Aku putuskan untuk kembali tidur. Harapan aku bisa fresh dalam satu jam ke depan.
Seperti biasa meski tanpa alarm aku terbangun pada jam tiga lebih sepuluh. Aku bergegas beraktifitas memulai pagi. Sampai tiba waktu tukang sayur datang. Aku belum menulis artikel untuk tantangan ke sembilanbelas hari ini.
Jika bergeser jam tayang. Sudah bisa dipastikan akan terus terhadang kegiatan lain. Memasak dan kegiatan rumah lainnya. Dan hari ini sudah punya janji dengan tukang pijat untuk anakku. Pastinya aku pun harus pijat supaya badan tidak kaku.
Sambil menunggu giliran pijatku aku membuka laptopku. Siap menulis. Tak ingin lepas dari tantangan GuruSiana. Ditemani kucing kesayanganku. Aku selesaikan tulisanku. Cekrek !...si jackopun menjadi model postinganku.
Hari ini aku kalah dengan tukang sayur langgananku. Tiap hari dia bisa konsisten tiba di depan rumah. Tak pernah bergeser dari jam sebelumnya. Kalaupun iya. Dia akan mengabariku di hari sebelumnya. Bahwa keesokan hari dia akan terlambat atau tidak datang.
Begitu terstrukturnya tukang sayur itu dengan waktu. Mengapa aku tidak ?
#edisibelumbisataklukkanwaktu#
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
