Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Geliat Kecilku ( part 1 )

Geliat Kecilku ( part 1 )

Oleh Hermin Agusini

Tantangan hari ke – 21

#TantanganGurusiana

Terus menggeliat. Itu yang aku lakukan. Berbagi pengalaman. Berbagi cerita dan berbagi buku. Bukan untuk pamer keberhasilan karena memang belum bisa disebut begitu. Aku ingin langkah kecilku ini menjadi inspirasi rekan seprofesi. Meski masih jauh dari kepantasan. Aku hanya ingin menjadi bagian dari penggeliat literasi. Minimal di kotaku.

Melalui media sosial aku berbagi pengalaman. Terkadang aku berbagi informasi tentang pelaksanaan pelatihan menulis sagusabu MediaGuru. Berharap akan ada banyak rekan – rekan yang berminat untuk ikut menjadi penulis. Karena menurutku. Guru wajib bisa menulis.

Namun diluar harapan. Semua low respon. Bahkan norespon. Aku mulai berpikir. Apa munkin informasi yang aku bagi adalah informasi yang tidak uptodate? Informasi basi yang semua sudah tahu. Bisa jadi, aku adalah orang terakhir yang baru tahu tentang sagusabu MediaGuru.

Aku mencoba mencari data. Apakah ada diantara teman – temanku yang sudah menulis dan bukunya terbit ber ISBN ?. Ternyata aku hanya menemukan beberapa orang. Ada sekita empat orang dari lingkup MGMP wilayah selatan.

Diantaranya adalah sahabatku sendiri. Karena ia mengikuti pelatihan yang sama denganku. Yang kedua juga sahabatku yang sudah terlebih dahulu mengikuti pelatihan menulis sagusabu. Yang ke tiga, adalah teman guru di SMPN 3 yang setahuku mengikuti pelatihan ke Madura. Dia lebih nekad daripadaku.

Dari hal ini aku menarik kesimpulan kecil. Berarti, minat untuk menulis memang belum melanda. Mungkin virusnya belum kuat. Maka dari itulah. Aku berupaya menularkan virus itu. Tapi siapalah aku? Siapa yanga akan mendengarku.

Buktinya, posting undangan pelatihan menulis sagusabu MediaGuru Yang disitu terpampang gambar Pak Ikhsan dan Pak Leck Murman. Bertulis PGRI Jember. Sekali lagi, dilaksanakan oleh PGRI dan di kota sendiri. Di hari Sabtu dan Minggu. Di saat tidak mengganggu kegiatan mengajar di sekolah. Bukankah ini kesempatan baik? Namun masih tidak menarik.

Aku mencari cara. Mungkin jika yang menyampaikan bukan aku. Tapi pimpinan yang lebih bisa di dengar suaranya. Akan lebih banyak yang berminat. Atau minimal ya…terpaksa berminat karena sungkan pimpinan. He..he..sekecil kecilnya motivasi.

Maka aku berusaha menemui penanggung jawab program MGMP di wilayahku. Aku bersyukur. Beliau sangat memberi respon positif. Ketika itu beliau langsung memanggil sang ketua MGMP. Yang kebetulan adalah anak buah beliau. Selain itu, beliau juga memanggil beberapa orang guru untuk ikut menemuiku.

Setelah semua berkumpul. Beliau memprsilahkan aku untuk menyampaikan maksudku. Tidak kuduga sebelumnya. Ini kesempatan langka. Meski harus sejenak berkeringat dingin. Aku mulai menceritakan tentang pengalamanku.

Aku mulai dari apa yang mendesakku. Mengapa aku harus menulis. Aku memang menjadikan diriku sebagai model. Agar jika aku salah kata tentang guru, tidak akan ada yang marah. Kan, tentang aku ? heheh…ini adalah salah satu keuntungan menjadi penulis. Bisa bebas menyampaikan pendapat dengan cara yang sopan menawan. Memang sih…aku masih belum bisa semenawan para trainer.

Eits..! Maaf, aku masih suka kemana mana jika menulis. Kita fokus ke pembahasan tentang pertemuanku tadi ya. Jadi begini, waktu itu aku mempresentasikan bukuku di hadapan penanggung jawab program MGMP bahasa Inggris wilayah selatan beserta ketua dan beberapa orang guru.

Semua menyimak dengan seksama. He..he, pasti karena sungkan kepada kepala sekolah mereka. Bukan karena aku yang memukau. Tapi biarlah. Yang penting apa yang menjadi misiku sudah aku sampaikan.

Aku berharap, dengan dua orang yang lebih punya wewenang. Penyampaian tentang gaung sagusabu akan lebih bisa menggugah minat para guru. Apakah sesuai harapanku ? Jangan lewatkan kisah geliat kecilku di jam tayang berikutnya.

( Bersambung…)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post