Rahasia di balik Kata Pengantar (part 2)
Oleh Hermin Agustini
Tantangan hari ke – 43
#TantanganGurusiana
Alahmdulillah. Fungsi pendampingan menulis selama satu bulan memang terasa sekali manfaatnya. Untuk Kata pengantar, Pak Febri banyak memberikan saran sebagai berikut :
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami haturkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya yang tak terhingga. Shalawat dan salam semoga senantiasa mengalir kepada junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW.
Zaman terus berkembang. Tantangan semakin nyata. Perubahan harus terus dilakukan. Jika tidak mau berubah, bersiaplah untuk tenggelam ditelan zaman.
Salah satu kunci penting agar mampu bertahan di tengah arus perubahan yang demikian cepat adalah kemampuan di bidang literasi. Kemampuan literasi tidak hanya akan mampu membawa perubahan bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi lingkungan sekitarnya. Bisa dikatakan, tidak ada kemajuan bagi suatu negeri tanpa diawali oleh kemajuan bangsanya di bidang literasi.
Sepintas, kegiatan literasi dapat diterjemahkan sebagai membaca dan menulis. Meskipun tentunya ada makna yang lebih luas dari itu. Membaca dapat dianalogikan sebagai input yang dilakukan oleh seorang individu. Menulis dapat dianalogikan sebagai output dari seorang individu.
Dengan input yang baik maka harapannya akan menghasilkan output yang baik pula. Karena itu, menjadi sebuah keharusan bagi siapa saja yang ingin menghasilkan output yang baik untuk selalu memperhatikan inputnya. Input bisa dilakukan dengan membaca, diskusi, atau mencari pengalaman. Output dapat berupa tulisan atau tindakan.
Buku ini merupakan output bagi penulis dan input bagi pembaca. Oleh karena itu, kami menyambut baik kehadiran buku ini sebagai tambahan input yang baik bagi seluruh pembaca. Semoga dengan hadirnya buku ini akan memberikan perubahan positif bagi penulis, pembaca, dan lingkungan sekitar.
Kami mengucapkan terima kasih kepada penulis yang telah meluangkan waktu untuk berkarya sebagai bentuk rasa peduli terhadap kemajuan bangsa dan negara. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada MediaGuru dan pihak-pihak terkait yang telah berkenan untuk ikut aktif membumikan gerakan literasi. Semoga ke depan gerakan literasi akan terus berkembang dan dapat memajukan bangsa dan negara. Salam literasi!
Pak Febri menyulap kata pengantar saya menjadi super kerren !!!. Terimaksih Pak. Saya yakin beliau sedang mengemban tugas agar para gurusianer lulusan sagu sabu nampak berkwalitas. Saya saja yang kepedean, heheh….mungkin, andai “kolu” (bahasa jawa yang artinya “tega” ) pak Febri akan mengatakan “Jangan!” . Tapi demi mensupport semangat penulis, maka beliau memberi jalan keluar.
Di sini saya merasakan tanggung jawab yang besar. Yang di emban oleh para trainer, para editor, dan seluruh team Media Guru yang diketuai oleh Bapak Mohammad Ikhsan. Mereka membantu para lulusan sagu-sabu menjadi penulis yang baik. Memberi support maksimal dengan jurus “gendeng mangan semir” agar semua menjadi penulis hebat.
Tentu saja jurus itu hanya para gurusianer yang paham…hehe..yang lain yang ingin paham, ya bergabung dulu dengan kami di Media Guru Indonesia. Komunitas penulis super kerren. Gak percaya? Silahkan buktikan ! caranya? Ikuti pelatihan sagusabu Media Guru Indonesia !. setelah itu, Anda akan paham dan pasti bisa merasakan sensasi “ mendem mangan semir” hehe….
Kembali ke pembahasan tentang kata pengantar. Setelah memperoleh refisi ( syah refisi…hehe…menurut saya sih rombak total ). Cuman lagi-lagi demi menjaga hati penulis “anyaran” alias baru belajar. Maka digunakan kata halus dan santun. “refisi” hehe…supaya para “anyaran” tidak “mutung” alias tidak putus asa.
Setelah refisi, saya mengirim naskah itu kepada Bupati juga dengan kata yang amat santun yang barangkali bisa dijadikan referensi untuk permohonan kata pengantar. Seperti apa contohnya ? besok saya lanjutkan. Malam ini saya masih kejar tayang selesaikan buku ke dua saya. Deadline sudah dekat !!!. SUMANGAT !!!.
( Bersambung…)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
