Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Agendaku (part 4)

Agendaku (part 4)

Oleh Hermin Agustini

Tantangan hari ke – 55

#TantanganGurusiana

Pagi itu, aku dan bu Ummi keluar untuk mencari sarapan dan minuman hangat. Kami berjalan menikmati udara pagi yang masih sejuk dan lengang. Beberapa mobil terparkir di halaman yang luas. Nampak taman tertata rapi. Kamipun memutuskan untuk berselfi meskipun sama-sama belum mandi. Hehehe

Kemudian kami melanjutkan berjalan. Keluaar dari pintu gerbang dan halaman yang luas. Kami berjalan ke ujung jalan. Namun tak ada warung atau depot untuk sarapan. “Ma’af Bu,numpang tanya. Kami sedang mencari warung nasi atau penjual nasi. Di daerah ini adanya di mana ya?” tanyaku kepada salah seorang penghuni perumahan yang sedang menyampu halamannya.

“Basanya di depan sana ada mobil merah, pedagang nasi.” Ibu itu mememberi arah sambil menunjuk ujung jalan. Kamipun mengikuti arahan si ibu. Meskipun harus berjalan jauh. Kami tetap semangat menemukan tempat sarapan. Itung-itung berolahraga pagi.

Di ujung jalan itu tidak ada penjual nasi maupun mobil penjual nasi. Warung-warung di sekitarnya juga masih tutup. Mungkin karena masih terlalu pagi. Mau kembali ya rugi. Sebab sudah terlanjur berjalan sangat jauh. Akhirya kami memutuskan untuk terus berjalan ke peprtigaan setelah ujung jalan pertama.

“Warungnya sudah buka Bu?” tanyaku kepada salah seorang ibu-ibu yang sibuk membuka warung. “Belum, Bu,” jawabnya. “Kalau hanya kopi atau teh sudah bisa dilayani, Bu.” Ibu pemilik warung itu menjelaskan sambil terus bekerja.

“Ndak apa-apa, Bu. Kami pesan kopi satu dan teh panas satu.” Kata bu Ummi sambil mencari tempat duduk yang nyaman. Tak lama setelah kami menikmati minuman hangat masing-masing. Si ibu pemilik warung menawarkan, “ibu-ibu apa jadi pesan sarapan?Kami sudah siap,” kata si ibu dengan ramah. “Iya Bu, kami pesan tiga bungkus,” jawab ku.

Kemudian kami kembali ke tempat pelatihan dengan tetap berjalan kaki. Berikutnya, kami bersiap-siap untuk mengikuti pelatihan di lantai dua gedung Kartini. Kali ini kami melewati ruangan di lantai satu. Cukup rapi dan lengang dengan interior bernuansa batik. Kami menggunakan lift untuk naik ke lantai dua.

Di kelas pelatihan, sudah banyak peserta yang hadir. Kamipun mencari tempat duduk yang masih kosong. Pas di bawah AC, sehingga kami merasakan udara dinginnya yang terasa sangat dingin. Tapi tidak menjadi masalah, kami tetap semangat mengikuti pelatihan hari itu.

Acara dimulai dengan pembacaan do’a dan sambutan. Dilanjutkan dengan materi demi materi. Disampaikan oleh dua orang pemateri yang cukup cetar membahana. Ibu Istiqomah bersama ibu Sakdiyah membuat suasana kelas yang dingin itu menjadi hangat. Kamipun mengikuti dengan penuh semangat.

Pelatihan dari pagi sampai sore itu tidak terasa melelahkan sama sekali. Aku merasa seolah lupa dengan waktu. Aku juga tidak merasa mengantuk. Padahal hanya minum kopi di pagi hari. Jika ada kegiatan sampai sore biasanya aku sudah minum kopi untuk kedua kalinya. Hehehe.

Setiap materi yang disampaikan membuatku manggut-manggut. Meskipun sebenarnya aku ingin geleng-geleng menyadari diri sendiri yang ternyata banyak melakukan kesalahan. Hehehe, begitu kok kepedean mau jadi penulis. Hari pertama pelatihan menyisakan kegundahan.

Pada hari ke dua, kelas dimulai lebih pagi. Kamipun tetap bersemangat mengikuti. Meski kami sadar sepenuhnya, hari ini pun kami masih akan dikuliti oleh pemateri yang menghentak-hentak menyebar energy. Menyadarkan diri kami yang masih banyak kurang teliti bahkan tidak mengerti.

Namun apapun yang terjadi, pelatihan ya cukup dua hari. Kami harus kembali pada tugas masing-masing. Ke daerah masing-masing dengan ilmu baru. Yang masih harus terus diburu.

Terimakasih MediaGuru. Semoga kegiatan ini akan lebih banyak memotivasi para guru. Untuk terus menambah ilmu. Agar selalu bisa ditiru. Karena guru adalah sosok yang akan senantiasa digugu lan ditiru.

Tetap semangat untuk terus belajar dan mengembangkan ilmu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post