Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Sanggupkah Aku ?

Oleh Hermin Agustini

Tantangan hari ke – 57

#TantanganGurusiana

Apakabar pembaca. Masih setia menyimak agendaku, kan? Heheheh …. Lebih baik ge-er daripada minder . Sebelum melanjutkan tulisanku, terlebih adahulu akan ku igatkan kembali tentang kisah kemarin sebagai berikut:

“Selepas pelatihan, yang bagi orang lain disebut melelahkan, aku punya semangat baru dan bekal baru untuk memulai menulis buku. Seluruh proses pendampingan akan aku ikuti dengan seluruh kemampuanku dalam berjibaku dengan waktu. Akankah aku bisa menuntaskan seluruhnya ?”

Aku sendiri tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Akan terasa berat jika berpikir jawabannya. Mendingan, aku lakukan saja saja apa yang harus aku lakukan. Apa saja yang harus aku lakukan ?

Sebagai guru, tentu saja hal paling wajib adalah tugas sekolah. Pekerjaan mendesak yang harus segera selesai dalam minggu ini adalah sebagai berikut: meyelesaikan proposal kegiatan Sekolah Ramah Anak selama satu tahun ke depan, membuat soal penilaian tengah semester, membuat program kerja penataan taman di kegiatan Adiwiyata dan merekap nilai siswa.

Sebagai peserta SaguSabu, aku tertantang untuk menaklukkan tantangan menulis GuruSiana selama sembilanpuluh hari berturut-turut. Selain itu, aku dihubungi editorku untuk melakukan swasunting pada buku keduaku yang berjudul “Purnama di Beranda Dapur” karena naskah yang telah aku kirim masih banyak kesalahan.

Adapun kegiatan yang masih sangat hangat adalah tugas-tugas baru yang harus aku ikuti di grup whatsapp sebagai sarana belajar menjadi editor, minimal bisa melakukan swasunting.

Sebagai ibu dan sebgai istri, tentu saja aku harus mempunyai waktu untuk keluargaku. Oleh karena itu aku harus bekerja dengan menggunakan skala prioritas. Yang pertama harus aku laksanakan adalah tugas-tugas sekolah. Meskipun disela-selanya aku tetap harus mengirim satu naskah ke GuruSiana. Tugas berikutnya yang aku rencanakan harus segera selesai adalah swasunting pada naskahku.

Waktu serasa sangat cepat berlalu. Begitupun dengan tenagaku yang tak setangguh saat muda dulu. Harus ada yang aku relakan untuk aku lepaskan. Apakah itu?

Untuk latihan editing yang masih terus dalam pendampingan dan bimbingan bu Istiqomah dan bu Sakdiyah, terpaksa tidak aku ikuti secara maksimal. Aku hanya menyimak ilmu editing yang dilakukan oleh teman-teman dalam pantauan beliau berdua.

Sebagai ibu, aku tak boleh egois hanya dengan waktuku. Aku wajib menyediakan waktu bersama anak semata wayangku. Apalagi saat ini dia sedang buth pemeriksaan dokter. Dia tidak mengeluh sakit. Anakku terlihat sehat dan sangat normal. Tapi dia wajib aku periksakan ke dokter untuk mengetahui secara pasti apakah amandelnya cukup aman disembuhkan dengan cara obat jalan?

Tulisan ini aku buat bukan untuk mengeluh. Karena keputusan untuk menulis buku tidak ada yang menyuruh. Sebagai konsekwensinya, aku harus bisa melaksanakan semua itu dengan sepenuh tenaga dan waktuku disertai seluruh tanggungjawabku. Sebagai apapun diriku.

Akan kutaklukkan waktuku. Oh Allah, hanya Engkau Sumber kekuatanku …

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post