Rindumu Rinduku
Oleh Hermin Agustini
Tantangan hari ke – 97
#TantanganGurusiana
Malam ini aku merasa agak malas menyentuh laptopku untuk menulis ataupun untuk menyelesaikan tugas merekap nilai siswa. Badanku serasa lemas, mungkin memang sedang mengajak istirahat. Maka kurelakan ia rebah untuk istirahat sejenak. Biasanya aku menonaktifkan hapeku agar aku bisa benar-benar terlelap meski sebentar.
Namun karena memang sedang banyak yang ingin aku selesaikan, maka aku biarkan saja hapeku hidup. Tiba-tiba notivikasi khusus ‘One Step Forward’ berbunyi. Sengaja aku gunakan notivikasi itu agar aku bisa segera membaca pesannya. Dia penting bagiku.
Aku segera membuka pesan, ternyata sebuah lagu. Tentu saja langsung aku dengarkan alunan syahdu berjudul ‘Menunggu Kamu’ oleh Anji menyeretku pada rindu yang sama. Kantukku lenyap berganti rindu …,
Ku selalu mencoba untuk menguatkan hati Dari kamu yang belum juga kembali Ada satu keyakinan yang membuatku bertahan Penantian ini 'kan terbayar pasti
Lihat aku, sayang, yang sudah berjuang Menunggumu datang, menjemputmu pulang Ingat selalu, sayang, hatiku kau genggam Aku tak 'kan pergi, menunggu kamu di sini Tetap di sini
Jika bukan kepadamu aku tidak tahu lagi Pada siapa rindu ini 'kan kuberi Pada siapa rindu ini 'kan kuberi, oh
Lihat aku, sayang, yang sudah berjuang Menunggumu datang, menjemputmu pulang Ingat selalu, sayang, hatiku… (sumber:Musicmaych)
“Iya sayang, tete bisa merasakan rindumu. Tete juga merasakan hal yang sama nak. Kerinduan tak bertepi …, jangan sedih ya sayangnya Haris. Doakan saja semoga dia selalu selamat dalam lindungan Allah SWT. Aamiin …” tulisku untuk menguatkan hati Indah, tunangan si Haris ponakanku. Dia menjadi sangat dekat karena bagiku Haris adalah putraku meski aku tak melahirkannya. Sejak bayi ia telah belajar tangguh bersamaku. Maka saat ia mempunyai kekasih yang telah terikat dalam restu pertunangan, tentu saja aku merasakan bahwa Indah adalah bagian dari hidup Haris yang tetntu menjadi bagian hidupku.
Sejak keberangkatan Haris berlayar untuk kedua kalinya, sejak Indah hadir dalam cerita hidup putraku itu, aku merasa ada yang membantuku menopang rindu berat ini bersama. Lagi pula, aku sudah berjanji pada putraku untuk selalu menemani kekasihnya selama dia berlayar.
“Iya te, inshaAllah selalu aku doakan. Aku akan berusaha kuat meskipun banyak orang yang mulai meragukan kesetiaanku.”
“Perkataan orang adalah bumbu penyedap yang akan menyempurnakan rindumu, nakku sayang. Percaya, semua ini akan tersa labih indah karena perkataan itu. Kelak, semua akan takjub pada kebahagiaan kalian. Jangan kaget, mereka akan punya kata-kata lain yang akan melemahkanmu. Kenapa? Karena mereka tak mampu sepertimu.”
“InsyaAllah, Te, akan aku nikmati prosesnya. Terimaksih ya Te, selama ini selalu mendengarkan rindu Indah.”
“Jangan khawatir sayang. Rindumu adalah rinduku juga. Apa yang kau rasa pada haris adalah rindu yang sama meski tak serupa. Kau merindukan kekasaihmu, sedang tete merindukan putra kesayanganku.”
“Iya,Te …,” jawabnya disertai ikon hendak menangis
“Sabar ya anakku sayang, jangan pikirkan lama penantianmu, tapi pikirkan kebahagiaan yang sedang kalian bangun mulai sekarang.” Balasku dengan ikon memeluk sayang.
Begitulah hari-hari penantian kami pada Haris yang sedang berangkat berlayar sejak dua bulan lalu. InshaAllah masih dua bulan lagi dia baru bisa sandar.
Jangan ditanya bagaimana rindu ini. Di mataku dia adalah bayiku yang terpaksa tumbuh tangguh karena keadaan. Aku yakin dia akan survive di segala keadaan. Aku tau, dibalik kelembutan hatinya, dia adalah putra tanggung yang tidak gampang menyerah. Semoga Allah selalu melindungi setiap langkahnya. Aamiin.
Balung, 20 April 2020
Teruntuk Indah yang sedang merindu, rindu yang sama denganku.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
