Fatamorgana Rinduku
Oleh Hermin Agustini
Tantangan hari ke - 118
#TantanganGurusiana
Deru ombak menyapa pantai
Sekejap ia datang
Sekejap kemudian ia pergi
Kepastian yang tiada pasti
Kekasih yang kurindu tak bisa kutunggu
Kekasih yang kudamba terhadang kupuja
Angin semilir membawamu pergi
Menuju senja di redup matahari
Menyisakan jingga menyambut malam sunyi
Setiaku bagai buih tak berarti
Terhempas waktu tak mungkin kembali
Kini …
Aku berdiri di sini
Memandang garis fatamorgana
Antara langit dan bumi
Di mana langit mampu memeluk bumi
Namun nyatanya …
Garis tipis itu adalah ketiadaan batas
Rekat rindumu rinduku terhempas
Di ketiadaan batas
Dekat adalah sejauh fatamorgana tanpa batas
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
