Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Semua Kembali pada Hati
hermin.gurusiana.id

Semua Kembali pada Hati

Oleh Hermin Agustini

Tantangan hari ke – 110

#TantanganGurusiana

Penyebaran virus Corona belum juga usai, pemberitaan terus mengabarkan pertambahan korban positif, korban meninggal maupun yang berhasil sembuh. Di beberapa wilayah sudah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Wilayah-wilayah yang sebelumnya masih dinyatakan bersih dari penyebaran Virus, kini sudah mulai ada warganya yang terpapar. Pemberitaan di media masa maupun di media sosial sebenarnya sudah gencar dan banyak diketahui masyarakat.

Namun mengapa? Berita-berita itu seperti angin lalu saja? Pada saat penyebaran Virus semakin meluas mengapa malah lebih banyak yang melakukan aktifitas seperti hari-hari biasa? Para remaja dan anak-anak tetap melakukan jalan-jalan pagi secara bergerombol tanpa masker, apalagi menjaga jarak.

Sementara pada sore hari juga masih banyak masyarakat yang melakukan ‘ngabuburit’ di tempat-tempat umum secara bersama-sama, juga jarang bahkan hampir tidak ada yang menggunakan masker.

Bahkan tadi sore, saya masih tercengang dengan adanya acara buka bersama yang dilakukan oleh sebuah organisasi, entah organisasi apa namanya, mereka berseragam dan kelihatannya semua masih muda-muda. Tidak ada ‘social distancing’ maupun penggunaan masker.

Saya hanya merasa heran ketika saya mengenakan masker jika terpaksa keluar malah banyak mata memandang aneh pada saya. Mengenakan masker masih dianggap tidak penting, malah ada yang gengsi atau malu mengenakannya. Apalagi jika saya menjaga jarak dengan orang lain saat di luar rumah, juga dianggap aneh.

Kebanyakan di antara masyarakat di lingkungan saya masih menganggap aneh bahkan gengsi degan penggunaan masker. Di sini saya menyebut ‘kebanyakan di antara mereka’ karena memang tidak seluruhnya begitu, mohon jangan ada yang tersinggung ya?

Semakin hari, semakin banyak orang melakukan kegiatan ke luar rumah. Oke Pak De, Bu De, Mbak, Mas …, mungkin diantara Bapak atau ibu serta pak De dan Bu De, ada yang harus keluar rumah karena memang harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak apa-apa, sangat bisa dimaklumi asal tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap melakukan ‘social distancing’, memakai masker dan sering mencuci tangan pakai sabun.

Keadaan ini akan segera kembali normal jika kita semua saling bekerja sama untuk menghentikan, minimal mengurangi kemungkinan perluasan penularannya.

Kepada wali murid dan orang tua siswa, mari kita jaga putra-putri kita untuk tetap tinggal di rumah. Temani mereka belajar atau berkegiatan bersama, apalagi di bulan Ramadhan ini tentu lebih nyaman jika digunakan untuk lebih banyak tinggal di rumah dengan aktifitas-aktifitas positif.

Ujian ini memang menuntut kesabaran kita bersama. Sabar untuk memerangi kebosanan di rumah, sabar untuk menggunakan masker meski serasa tidak nyaman dan tidak leluasa bernafas. Kita juga dituntut untuk sabar lebih sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dengan cara yang sebersih-bersihnya.

Ujian kesabaran yang berat juga terjadi karena kita tidak bisa berkumpul saudara jauh ketika lebaran. Kita dituntut untuk sabar tidak mudik, dan masih banyak tuntutan kesabaran yang lain.

Semakin sabar kita, semakin minim laju penyebaran virus ini. Semakin tidak sabar kita, maka semakin lama kita akan terjebak dalam masalah yang tak kunjung usai. Semua berpulang pada diri kita sendiri.

Jika tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu menyelesaikan masalah pandemi ini, minimal jangan menambah beban permasalahan. Menjaga diri sendiri dan keluarga sangat besar artinya untuk keselamatan kita semua.

Balung, 3 Mei 2020

Edisi kembali tergelitik untuk saling mengingatkan. Semoga pandemi ini segera berakhir dan keadaan kembali normal.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post