Hasrat Bersamamu
Oleh Hermin Agustini
#Tantangan hari 125
#TantanganGuruSiana
Entah apa yang mendorong keinginan ini hingga tak terbendung untuk bersamamu. Aku sampaikan semua keinginan itu pada suamiku yang hanya terperangah tanpa kata. Aku tahu dia sangat keberatan. Akhirnya, mencuri waktu diam- diam bersamamu menjadi pilihan, meski waktu itu aku harus membayar mahal seseorang yang bisa mengawal kebersmaanku denganmu supaya tetap aman.
***
Tiga tahun berlalu, aku tak bisa menemuimu lagi sejak suamiku mengetahui upayaku diam-diamku itu. Akupun pasrah dan berusaha melupakan hasrat bersamamu meski tak mudah karena aku telah mulai terbiasa dengan kebersamaan kita menyusur jalan berdua, meski masih butuh pengawal.
***
Hasratku tak pernah surut, sampai suatu ketika hanya ada aku dengannya. Diam-diam aku mendekatinya, memandangnya dalam-dalam, menarik nafas panjang untuk menghilangkan rasa grogiku saat pertama aku menyentuhmu. Pelan tapi pasti, harus kulepas dengan sepenuh jiwa, aku harus berani, iapun bergerak maju,lalu kumundurkan lagi, mengajaknya berputar menjaga keseimbanagan kopling dan gas. Alhamdulillah, sore itu pertama kali aku berhasil belajar atret, hehehe ...
*Atret ( mundur)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
