Kepekso Sukses
Kepekso Sukses
08 Juni@Opini
#Lomba Emas
Kepekso Sukses
Oleh : Hermin Agustini, M.Pd
SMPN 1 Balung, Jember
Teringat pertama kali mengikuti pelatihan sagusabu, CEO Media Guru Indonesia, Bapak M. Ikhsan menampilkan sebuah video motivasi dimana seorang pelatih memotivasi atletnya berjuang sepenuh kemampuan dengan mata tertutup.
“Don’t give up! Keep going! Give all the best!” teriak sang pelatih terus menyemangati sang atlet yang berteriak kesakitan sampai akhirnya sang atlet tidak menyadari bahwa dengan paksaan, ia mampu melampaui target yang ditentukan.
Seperti itulah Media Guru Indonesia memaksa para anggotanya memaksimalkan seluruh kemampuan, mengasah keterampilan menulis melalui tantangan menulis tanpa henti selama 30 hari, 60 hari, 90 hari bahkan menuju 365 hari. Apapun alasannya, meskipun telah berhasil menulis tanpa henti selama beberapa hari, jika gagal upload di Gurusiana sehari saja, maka peserta dianggap gagal tantangan dan bisa remidi dengan cara mengulang hitungan dari hari pertama dengan tulisan terbaru, bukan tulisan yang pernah diupload. Begitu seterusnya.
DEAD LINE! Adalah kata yang tidak asing bagi saya sejak sagusagu pertama. Limabelas hari satu buku bagi para peserta yang sinopsisya terpilih memperoleh the best cover, “Mendem Mangan Semir” tanpa dorongan yang kuat, kemampuan kita tak akan muncul maksimal meskipun pada kenyataanya semua dari kita memiliki kemampuan lebih dari yang kita tahu. Selama mau bergerak dan tidak berhenti berupaya, maka target sudah pasti akan terlampaui. Tak percaya tapi nyata, saya bisa menulis sebuah buku berjudul “Nak, Duduklah Sebentar bersamaku” dalam waktu limabelas hari pada sagusabu pertama di Bondowoso. Buku tersebut Lounching bersama buku-buku lain karya para penulis kabupaten Bondowoso. Saya kepekso sukses untuk pertama kali.
Tergabung dalam komunitas yang menggurita, yaitu Media Guru Indonesia merupakan anugerah yang tak pernah henti saya syukuri. Saya bisa banyak belajar dari para guru penulis seluruh Indonesia bahkan yang berdomosili di luar negeri. Media Guru Indonesia membiasakan kami untuk saling membantu dan berbagi pengalaman serta motivasi satu dengan yang lain untuk meraih sukses bersama, oleh karena itu saya merasa beruntung bisa berbagi hasil karya kepada guru-guru di lingkungan terdekat saya melalui pojok literasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Sekali lagi, saya terpaksa keren karena buku saya berjajar bersama hasil karya para guru penulis di seluruh Jember.
Terlanjur nyaman dengan paksaan, maka saya kembali mengikuti sagusabu di kota sendiri yang diadakan oleh PGRI Jember. Materi yang disampaikan kurang lebihnya sama. Tapi deru di dada dan semangat ini terus bertambah. Dipertemukan dengan para guru penulis sekabupaten Jember membuat semangat pantang terkikis. Tak menyangka, pada kegiatan tersebut sinopsis buku saya yang berjudul “Purnama di Beranda Dapur” terpilih mendapatkan the best cover pada saat pelatihan sebagai reward pada para peserta yang sinopsisnya terpilih. Tuh kan, terpaksa sukses menulis lagi.
Terpaksa sukses menulis yang saya alami masih sangat kecil dibandingkan dengan para gurusianer lainnya yang sudah berhasil menuliskan banyak buku di sela-sela kesibukan dengan menganut ilmu “The Power of Kepekso”. Selalu berjibaku dengan waktu adalah kebiasaan kami, bukan hanya untuk menaklukkan tantangan, tapi di sinilah keterampilan menulis kami diasah untuk terus mencapai kepantasan sebagai penulis. Sportifitas, kegigihan, ketelatenan, dan pantang menyerah menjadi kebiasaan positif gurusianer.
Selain menulis secara mandiri, kamipun tak dapat mengelak untuk bergabung dalam berbagai tulisan dalam bentuk antologi bersama alumni sagusabu Bondowoso, alumni sagusabu Jember dan antologi bersama guru di seluruh tanah air. Kami terus menulis bersama sebagai bentuk ikatan kuat bahwa kami para guru penulis tak pernah berhenti mengukir lintasan waktu, mencatat berbagai peristiwa, menuangkan ide dan gagasan demi mencerdaskan anak bangsa Indonesia.
Penulis adalah salah satu gurusianer di kota Jember yang berdinas sebagai guru bahasa Inggris di SMPN 1 Balung sejak tahun 1998. Terlahir di Bondowoso pada tanggal 31 Agustus 1972. Kritik dan saran atas tulisannya bisa melalui **(censored)** atau whatsapp di **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan