Andai Saja
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-3
#Tantangan GuruSiana
Pandemic mengajarkan kita untuk saling memahami. Sebelumnya, sering membaca berita viral tentang penganiayaan terhadap guru atau melaporkan guru ke pihak berwajib gara-gara tindakan guru yang dianggap berlebihan. Guru disudutkan seolah tak pecus dalam membimbing anak didik, meskipun hanya segelintir guru yang demikian, namun dianggap seluruh guru seperti itu. Tidak apa-apa, para guru tetap dengan lapang dada mendidik para anak negeri ini.
Saat pandemi melanda, semua berubah, para siswa harus belajar dari rumah didampingi orangtua masing-masing. Tidak lebih dari satu minggu, keluhan para orangtua mulai bermunculan, ada yang mengatakan tiba-tiba mengidap penyakit darah tinggi gara-gara harus menemani buah hati mereka belajar. Saya ulangi, menemani buah hati. Paling banyak tiga atau empat orang anak kalau memang punya banyak anak. Tetapi para orang tua sudah merasa setres dengan berbagai keluhan, bahkan ada yang marah menganggap guru makan gaji buta.
Andai saja para orang tua itu mau sedikit berempati, merasakan yang guru rasakan, memandang dari sudut pandang yang tidak selalu menyalahkan. Mungkin, semua yang dialami saat ini tidak akan menjadi pemicu setres, tetapi akan menjadi hikmah memperoleh kesempatan emas bisa menemani para buah hati dalam kegiatan belajar. Harusnya bersyukur dengan nikmat kesempatan itu.
Andai saja para orang tua mau menengok apa saja yang dilakukan guru pada saat pandemic, pasti akan terucap syukur dan do'a terbaik sehingga akan mengalir kebarokahan ilmu pada buah hati mereka.
Di masa pandemic ini, guru tetap siap mengajar dan belajar. Tidak perduli apakah seorang guru telah ahli di bidang IT ataupun masih gaptek, semua mempunyai kewajiban untuk bisa melaksanakan pembelajaran secara Daring.
Mau tidak mau, suka tidak suka, guru harus belajar dan terus belajar untuk meningkatkan kualitas diri sebagai ujung tombak pendidik anak bangsa. Para guru dituntut bekerja lebih baik dan berfikir cara terbaik untuk membimbing siswa dalam kegiatan pembelajaran agar semua ilmu tetap tersalurkan dengan baik.
Selain belajar untuk meningkatkan kualiatas diri, guru juga dituntut bisa membimbing para siswa agar bisa memanfaatkan aplikasi pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar setip hari, hingga guru harus berjibaku dengan waktu untuk tetap bisa menjadi pandu, digugu dan ditiru dalam situasi apapun.
Semoga pendemic segera berlalu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
