Mahkota Palsu (1)
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-6
#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana
“Ma’af Mabk, kali ini aku nggak bisa hadir, bukan seperti ini cara orang mau menikah. Siapa dia? Dari mana asalnya? Siapa keluarganya? Jangan-jangan dia suami orang?” Cerocos Fatma kepada mbak Nela, kakak sulungnya.
“Dia orang baik-baik, Dek, bukan suami orang dan dia taat beragama. Nanti kalau sudah menikah, mbak akan diajak umroh, ini Mas Ridwan mau bicara,” Mbak Nela berusaha meyakinkan dan menenangkan adiknya dari ujung telepon.
“Halah!, bukan sekali ini mbak bicara seperti itu, sudah hafal aku mbak dengan kebiasaanmu! Kalau punya keinginan menikah salalu tanpa rundingan. Mbak itu ndak butuh restu keluarga. Mbak selalu memaksakan kehendak tanpa berpikir, nanti kalau sudah susah baru nangisnya ke aku. Wes! Aku capek, terserah Mbak saja! Aku ndak mau tau!” Suara Fatma semakin lenting terbawa emosi. Pipi putihnya memerah, tangannya gemetar menahan amarah.
Fatma tertunduk lesu, ia duduk di teras kelas untuk sejenak menyeka airmata dan menenangkan diri sebelum kembali berada di hadapan para murid-muridnya. Ia mengambil nafas dalam-dalam agar segera tenang, karena di depan kelas, ia harus tetap tampak wajar untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar hari itu.
Namun pikirannya tetap kalut, ia ingin berbicara banyak pada Mbak Nela atas rencana pernikahannya besok pagi. Mengapa selalu seperti ini sih, Mbak? Mengapa selalu mengambil keputusan yang buru-buru? Mengapa Mbak masih saja tak pernah mampu berpikir dewasa? Pertanyan-pertanyaan itu muncul dalam benak Fatma hingga ia tak mampu berfokus bersama siswa. Sekeras apapun ia berusaha, tetap saja konsentrasinya ambyar.
Apa sebenarnya yang terjadi antara Fatma dan Mbak Nela, kakak sulungnya?
( bersambung …)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
