Mahkota Palsu 10
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-15
#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana
Mejelang siang Uti dan Akung bersiap untuk menjemput Yanti dan Dewa. Kali ini Uti ikut serta karena ada hal penting yang harus disampaikan pada Nela.
“Mudah-mudahan anak itu ada di rumah ya Kung,”
“Lah Uti apa belum telpon?”
“Uti sengaja ndak telpon, ndak ketemu kan ya bisa kembali lagi toh,Kung?” jawab Uti kurang bersemangat, wajahnya yang mulai berkerut kelihatan semakin kusut karena cemberut.
***
“Assalamu’alaikum …, Mama …, Mama …,” sesampai di rumah mbak Nela, Yanti segera turun dari mobil dan berlari ke dalam rumah yang tidak terkunci. Mskipun ia mengucap salam dengan nyaring dan memanggil-manggil mamanya, namun taka da jawaban. AKung dan Uti mengikuti di belakang Yanti, sementara Dewa belum pulang karena masih ada pelajaran tambahan.
Setelah mencari-cari ke seluruh ruaangan selama beberapa saat, ternyata mbak Nela sedang asyik di kamarnya. Ia sedang bercanda dengan entah siapa melalui handphone. Benar saja jika dia tidak bisa mendengar seruan siapapun karena memang sedang menggunakan headset.
“Ma !” seru yanti sambil mengguncang pundaknya membuat mamanya kaget.
“Yanti? Sama siapa sayang,” peluk cium Nela mendarat di pipi Yanti. Mereka berpelukan seolah tak pernah bertemu lama, padahal hanya beberapa hari saja.
“Anak-anak butuh dekat dengan mamanya,” Akung memulai pembicaraan.
“Apa yang kamu pertahankan di sini?” imbuhnya.
“Aku ingin punya rumah jahit, kalau aku pulang apa mungkin punya pelanggan? Jawab Nela memberi jawaban yang masuk akal. Rumah kita tidak di pinggir jalan, bagaimana para pelanggan akan datang? Lagi pula aku ingin buka salon kecil-kecilan.
“Hmmm …,” Akung manggut-manggut berpikir dengan cara apalagi agar putrinya mau mengikuti saran Akung dan Uti. (Bersambung …)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
