Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ku Rindu Tatapanmu
hermin.gurusiana.id

Ku Rindu Tatapanmu

Oleh Hermin Agustini

#Hari ke-48

#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana

Wahai sahabat sekolahku, dahalu kita bersama tanpa makna. Merenda canda dan tawa pertemanan. Kita tak tau makna cinta. Kita bersama dalam asa meraih cita-cita. Hanya ada canda dan air mata bahagia. Masa kanak-kanak yang kemudian hilang bersama angin. Kau dan aku tak pernah bertemu, angin pun tak mengirim kabar. Hujan tak pula mau bercerita tentang kita.

Setelah tujuh tahun terpisah liku-liku kehidupan, akhirnya kita dipertemukan dengan cara tak disangka. Entahlah, seperti ada magnet di hati yang saling tarik mernarik. Aku membaca tatapan mata indah sore itu, meski tak mudah kau ungkapkan semua kisah. Tatapan yang menyimpan pilu, kecewa atas lukamu di masa lalu. Hatiku seketika itu turut merasakan pilu.

Tatapanmu meredup, kau menunduk," bersmamu menghadirkan kebahagiaan," sebuah kata yang kau kuatkan meluncur meyakinkan penantian panjangku sebelum kau akhirnya berlayar untuk dua tahun ke depan. Hanya do’a pelipur rindu dalam penantian panjangku. Aku rindu tatapanmu sore itu.

Balung, 15 September 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post