Biarkan Aku Mencintaimu
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-84
#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana
Tak perduli berapa luka kau goreskan
Tak perduli perih rasa kau sayatkan
Senyumku selalu untukmu
Kau tepiskan tanganku
Tak mengangapa
Aku kan tetap menggenggamnya
Tertatih langkah mengikutimu
Tak mengapa
Aku kan setia menjagamu
Ludahi saja wajahku
Tak mengapa
Aku kan tetap memelukmu
Lepaskan semua beban hatimu
Hujat aku sampai tuntas laramu
Tak mengapa
Yang terbaik tetap untukmu
Kau tak pernah mencintaiku
Tak mengapa
Tak berkurang kasih sayangku
Do’aku selalu untukmu
Terimakasihku selalu untukmu
atas rahim yang membuainya
atas air susu dalam darahnya
Biarkan aku mencintaimu
Duhai ibu yang melahirkan belahan jiwaku
Balung, 21 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
