Kata Pengantar Kerren
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-88
#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana
Selamat pagi pembaca.
Bagian awal yang juga penting adalah kata pengantar, yang menurut saya adalah bagian terkerren, apalagi jika kita bisa memperoleh kata pengantar dari orang-orang terkenal atau pejabat yang mensupport terbitnya sebuah buku. Oleh karenanya, penulis harus bisa membuat kata pengantar sebaik mungkin.
Dalam buku pertama saya, saya memberanikan diri untuk meminta kata pengantar kepada Bupati, dan untuk karya kedua, saya pun memberanikan diri memintakan kata pengantar kepada Ketua Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris Program Pasca Sarjana UNISMA.
Dari beberapa kata pengantar tersebut, ada yang disetujui tanpa editing, namun ada pula yang mendapat perbaikan. Untuk hal ini, penulis harus sabar menunggu.
Nah, kali ini saya ingin sampaikan contoh kata pengantar yang saya ajukan kepada kepala sekolah dan kebetulan tanpa editing. Mungkinkan kata pengantar yang saya tulis dianggap telah bagus sehingga tanpa editing? Wow! Hehehe, ini hanya halu, kebiasaan mblarah (kemana-mana) yang tak bisa saya tinggalkan, mohon dima’afkan ya pembaca.
Kemungkinan yang terjadi adalah saya yang mengajukannya terlampau mepet dengan deadline, atau saya memberikan alasan-alasan yang lebih luas daripada alas (hutan), hehehe biarlah itu menjadi catatan pribadi saya.
Baik pembaca, silahkan disimak kata pengantar berikut,
KATA PENGANTAR
Asslamu’alaikum wr,wb
Menurut kamus besar bahasa Indonesia. Membaca adalah melihat dan memahami isinya, dengan melisankan atau dalam hati saja. Sedangkan menulis adalah melahirkan atau menuangkan pikiran atau perasasaan melalui tulisan.
Sekolah merupakan tempat peserta didik belajar untuk memahami ilmu dan pengetahuan baru. Sehingga membaca dan menulis merupakan kegitan literasi dasar yang harus ditumbuhkembangkan di sekolah.
Kegiatan literasi sekolah yang digagas melalui permendikbud Nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuh budi pekerti bertujuan membiasakan peserta didik untuk membaca dan menulis guna menumbuh kembangkan budi pekerti agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Guru sebagai sosok yang di gugu dan ditiru memegang peran utama dalam memberi contoh bagi siswa untuk menumbuhkembangkan kemampuan literasi mereka. Untuk itu, saya sebagai kepala sekolah menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada penulis.
Melalui hasil karyanya, adalah bukti semangat penulis untuk menjadi bagian penggeliat literasi di sekolah kami. Semoga dengan diterbitkannya buku ini menjadi kekuatan bagi penulis untuk terus belajar dan belajar dalam menyempurnakan hasil karya berikutnya.
Semoga bermanfaat dan selalu menginspirasi. Salam literasi.
Wassalamu’alaikum wr.wb
Balung, ….
Kepala Sekolah
Apakah para pembaca juga ingin tau kata pengantar dari Bupati?
Tunggu pada tayangan saya yang akan datang ya, selamat bersabar mananti.
Balung, 26 Oktober 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
