Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahkota Palsu 41 (Menelusur Dusta)
hermin.gurusiana.id

Mahkota Palsu 41 (Menelusur Dusta)

Oleh Hermin Agustini

#Hari ke-83

#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana

Hari menjelang sore ketika Nela sampai di terminal Bungurasih. Para sopir taksi berebut penumpang. Nela pun tak luput dari mereka,”Kemana Mbak, saya antar sampai tujuan,” seorang sopir taksi membuntutinya sambil terus berupaya menawarkan taksinya.

“Saya dijemput suami,” jawab Nela terus berjalan menuju peron, sementara pandangannya menyusur tempat duduk penumpang berharap Tiyok telah menunggunya. Hati Nela mulai gamang setelah sekilan lama ia tak pernah ke Surabaya sendirian. Ia akhirnya memutuskan untuk duduk di tempat duduk penumpang yang sedang menunggu bus kota. Ia mengambil handpone hendak menelpon Tiyok.

“Tunggu di depan peron dua, aku masih belum selesai rapat.” Nela membaca pesan whatsapp dari Tiyok yang membuat Nela menggerutu harusnya Tiyok menelpon agar dirinya tidak usah mencari-cari sejak tiba di terminal.

“Iya, cepetan! Aku capek menunggu sejak tadi,” balas Nela juga melalui pesan wahtsapp. Tak bertemu lama bukan membuat keduanya rindu dengan bahasa-bahasa rindu, namun tetap saja, mereka memulai dengan kalimat-kalimat sengit tak mengenakkan mmasing-masing hati. Sungguh sangat berbeda dengan ketika mereka masih saling mengobral janji-janji melambung tinggi, kini keduanya terhempas pada kekecewaan hati karena janji tak tertepati.

Hampir satu jam Nela menunggu dengan hati gerah segerah raganya yang kepanasan oleh udara Surabaya sore itu. Ia juga merasakan ketidaknyamanan akibat ASInnya yang seharusnya telah menjadi hak Alan sejak pagi namun tak tersampaikan. Ia ingin segera mandi dan membuang ASI jatah Alan.

Nela mulai gelisah menunggu Tiyok yang tak kunjung datang. Hari semakin beranjak petang. Nela mencoba menelpon Tiyok namun tak diangkat meski telah berkali-kali.

Apa sebenarnya yang terjadi pada Tiyok? Bersambung….

Balung, 20 Oktober 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post