Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahkota Palsu 52 (Di Ujung Tanduk)

Mahkota Palsu 52 (Di Ujung Tanduk)

Oleh Hermin Agustini

#Hari ke-105

#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana

Malam semakin larut, tak ada hingar bingar hiburan di desa tempat tinggal Nela. Jalan desa telah sepi sejak selepas magrib, apalagi posisi rumah Nela yang agak jauh dari jalan besar dengan kebun yang luas di halamannya membuat suasana semakin sepi, sesepi hati Nela yang menunggu kedatangan Tiyok. Ia bertahan dari rasa kantuknya dengan terus menjahit baju-baju yang belum selesai. Ia ingin sekali menelpon suaminya itu, tapi ia khawatir hanya akan mendengar kalimat yang akan semakin mengoyak hatinya. Pikirannya membaca ulang setiap nasihat orang tuanya untuk saling introspeksi, mungkin dengan cara memperbaiki komunikasi diantara mereka akan membuat keadaan membaik.

Dari balik tirai ruang tamu, samar-samar Nela melihat sinar motor melaju pelan. Nela merapikan rambutnya bergegas membukakan pintu untuk suaminya yang plang dengan wajah muram. Entah apa yang sedang dalam pikirannya.

“Kok baru pulang, Pa?” sapa Nela untuk memecah keheningan di antara mereka.

“Ndak usah banyak tanya, aku capek,” jawab Tiyok tanpa melihat Nela yang menatapnya penuh tanda tanya. Nela hanya menghela napas, dan membereskan semua pekerjaannya. Ia mengikuti Tiyok yang langsung melemparkan badannya di kasur sekenanya. Tak biasanya Tiyok seperti itu, namun malam ini rupanya Tiyok setengah mabuk. Nela terpaksa harus mengalah, ia terpaksa tidur di sofa ruang tamu karena Tiyok tidur sekenanya. Nela tak berani membangunkan suaminya. Dia tak ingin terjadi keributan di malam hari.

Nela merebahkan tubuhnya di sofa dan berusaha tenang untuk beristirahat. Berkali-kali ia menghela napas panjang untuk meringankan rasa sesak yang ia rasakan memenuhi relung hatinya yang perih. Airmatanya tak terbendung, ia menangis dalam diam. Ia tak bisa lelap meski matanya terpejam. Malam itu serasa sangat sepi dan dingin, sedingin hatinya yang menggigil penuh tanya, akankah esok ia bangun dengan suasana beda?

Bersambung …

Balung, 11 Nopember 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post