Mahkota Palsu 55 (Di Ujung Tanduk)
Oleh Hermin Agustini
#Hari ke-109
#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana
Kecerahan hari itu sangat terasa, tak biasanya Tiyok mengajak kedua anaknya berkeliling desa dengan motornya. Riko dan Dani sangat riang bersama papa yang memang hampir tidak pernah memberi mereka perhatian.
“Alan ikut papa?” kata Tiyok mengulurkan tangan untuk menggendong Alan yang sedang dalam gendongan Fatma. Bukan merasa girang seperti kedua kakaknya, Alan malah semakin erat memeluk tante Fatma. Alan kecil malah menenggelamkan wajahnya dalam pelukan Fatma. Hanya Alan kecil yang tak bisa ditembus oleh kasih sayang palsu siapapun.
“Jangan dipaksa, Mas! nanti malah nangis, Alan tidak biasa dengan Mas Tiyok,” ketus Fatma berlalu membawa Alan menjauh dari paksaan orang yang hampir tidak pernah ia suka, mungkin perasaan Alan mewakili perasaan Fatma, tidak bisa menerima cinta pura-pura tanpa ketulusan.
“Lama-lama Alan tidak suka ke aku karna dihasut Fatma, salah didikan anak itu,” kata Tiyok pada Nela, ia memang tak pernah mau mengalah. Setiap ketidaknyamanan selalu dilimpahkan kepada oang lain yang menjadi penyebab semuanya.
“Sudahlah, Pa,kalau tidak ada Fatma siapa yang mau menemani Alan main?” Nela tidak terima Tiyok menyalahkan Fatma. Tanpa menoleh dan fokus pada baju Tiyok yang sedang iya setrika, Nela membela adiknya yang memang selalu ia andalkan terutama untuk menemani Alan pada waktu siang sampai malam.
Kalau pagi, Nela mau tidak mau harus pandai-pandai membagi waktu karena semua pergi bersekolah, Fatma juga mengajar. Akung dan Uti pun bergantian menjaga Alan. Hanya Tiyok yang tak pernah jelas kebersamaannya dengan keluarga. Siang itu, ntah kenapa Tiyok menjadi super baik pada semua orang.
“Selama aku belum dapet gajian, tentu aku butuh biaya hidup, Ma.” Sebuah kalimat Tiyok yang sudah terprediksi oleh Nela, karena Nela tau persis jika tiyok memang tak punya apa-apa.
Sanggupkah Nela memenuhi permintaan Tiyok? Bersambung …
Balung, 15 November 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
