Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mahkota Palsu 58 (Di Ujung Tanduk)
www,google.com

Mahkota Palsu 58 (Di Ujung Tanduk)

Oleh Hermin Agustini

#Hari ke-117

#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana

“Sabar ya Sayang, kita tidak bisa pergi besok pagi,” ketik Tiyok dalam sebuah pesan whatsapp.

“Kenapa?” tanya Mira, perempuan yang terperangkap rayuan maut Tiyok.

“Aku masih ada urusan yang sangat mendesak dalam satu dua hari ini,” jawab Tiyok.

“Truss?” Mira mulai merajuk.

“Akan segera aku kabari jika urusanku selesai, percayalah sayang, aku pasti datang melamarmu,” rayuan Tiyok meluncur tanpa beban. Yang da dalam pikirannya hanya bagaimana ia merayu Nela agar mau memberinya uang. Kemudian Tiyok diam-diam menghapus percakapannya.

“Antar mama ke kota,” ucapan Nela yang tiba-tiba membuat Tiyok kaget dan hampir menjatuhkan handponnya.

“Eh, … ehm …, mau ngapain, Ma?” tanya Tiyok tergagap.

“Ke pegadaian,” seru Nela sambil melepaskan kalungnya.

“Loh, Ma?” tanya Tiyok bingung, karena dalam hatinya ia ingin membawa kalung Nela untuk ia berikan pada Mira. Karenaya Tiyok berpikir keras agar Nela tidak menggadaikan kalung itu.

“Kan sayang, Ma kalau digadaikan, mending kan Papa bawa saja , toh kan Cuma untuk jaga-jaga? Bukan untuk aku jual.” Tiyok berusaha meyakinkan Nela bagai seorang suami penuh pengertian.

“Uang mama tidak cukup buat “sangu” papa,” jelas Nela yang kemudian duduk di sofa ruang tamunya dan memberi isyarat agar Tiyok mendekat.

“Demi papa, mama rela kok menggadaikan kalung ini, daripada nanti papa masih kerepotan,”

“Ma …, tapi kan sayang kalau digadaikan?” rayu Tiyok sok menjadi laki-laki paling mengalah.

“Mending cari pinjaman saja, Ma buat biaya hidup papa sementara. Kalungnya biar papa simpan saja untuk jaga-jaga,” sambungnya meyakinkan Nela.

“Mau pinjam uang ke siapa Pa? sementara Papa besok sudah harus berangkat,” sahut Nela penuh prihatin.

“Papa bisa nunda sampai Mama dapat uang kok, Ma,” jawab Tiyok semakin membuat Nela tak mampu bertahan. Ia merasa kali ini suaminya benar-benar harus ia bantu toh demi masa depan keluarganya.

Berhasilkah Tiyok mengelabui Nela untuk kesekian kali? Bersambung …

Balung, 23 November 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post