Hermin Agustini

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Terbitnya Purnama di Beranda Dapur
hermin.gurusiana.id

Terbitnya Purnama di Beranda Dapur

Oleh Hermin Agustini

#Hari ke-97

#Tantangan Menulis 365 hari GuruSiana

Alhamdulillahirrobbil alamiin,

Akhirnya, buku solo kedua dengan judul ‘Purnama di Beranda Dapur” berhasil terbit dan tercetak meskipun membutuhkan waktu lama. Mengapa lama? biarlah hanya penulis yang merasakan manisnya penantian itu.

Bagi pembaca yang sedang penasaran, berikut saya beri celah untuk mengintip betapa manisnya kisah terbitnya buku ini.

Pada setiap diterbitkannya sebuah buku pasti ada orang-orang yang membuat penulis mampu melahirkan sebuah karya, biasanya, penulis mengukirnya dalam sebuah kata persembahan.

Berikut adalah kata persembahan untuk buku “Purnama di Beranda Dapur”

Persembahan

Buku ini kupersembahkan untuk orang-orang tercinta dalam hidupku,

Untuk almarhum ayah, Bachral Kusuma dan almarhum ibu, Kustina. Yang telah merengkuh jiwaku dengan sepenuh cinta dan perjuangan. Merindumu adalah do’a semoga selalu tercurah rahmat dan ampunan Allah SWT.

Untuk putriku tercinta. Halumma Chalisa Fachira. Kehadiranmu adalah anugerah terindah penyemangat lelahku.

Untuk pendamping hidupku. Hoirul Wasian Kau adalah sandaran ternyaman disetiap gundahku.

Terimakasih kepada MediaGuru Indoesia, terimakasih kepada para trainer, terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terbitnya buku kedua ini.

Bagi yang penasaran dengan isi kisahnya, berikut adalah sinopsis dari buku tersebut

Pagi berganti siang. Senja berganti malam, menghadirkan bintang dan rembulan di keabadian. Sang waktu bergulir silih berganti tak mau menanti maupun mengganti. Ada yang datang, ada yang pergi. Semua berganti, tak ada yang abadi.

Setiap insan terlahir untuk menjalani waktunya sendiri dengan ketentuan yang telah ditetapkan Sang Pencipta. Namun, semua memperoleh kesempatan untuk ber ikhtiar memantaskan diri dengan segala macam ujian untuk menemukan jalan pulang kembali kepada Sang ILAHIROBBI.

Buku ini mengisahkan perjalanan hidup penuh warna, ada cinta, rindu dan benci, duka airmata serta canda ceria dalam perjuangan dan menerima dalam kepasrahan atas kehendakNYa. Buku ini sangat menarik untuk dibaca. Inspiratif, pengobat hati. Ikuti kisahnya, Petik hikmahnya.

Apakah Anda adalah salah satu penulis memoar seperti saya? Jika iya, jangan lewatkan untuk segera memiliki buku ini. Salam Literasi!

Balung, 4 Nopember 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post