Selamat Jalan Pak Muhyi (Puisi Penghormatan untuk Sahabat)
Oleh Hermin Agustini
# Hari ke-166
# Tantangan Menulis Gurusiana
Mendung pagi ini menghalang semangat matahari
Semakin putih pekat pertanda hujan akan segera mengguyur bumi.
Tiada kusangka tiada ku duga
Bagai petir mennggelegar membwa kabar meyambar
Bahwa kau telah berpulang
Tidak!
Tidak mungkin !
Serentak kerabat dan handai taulan tersentak
Sekejap yang lalu candamu masih rekah renyah bersama
Tetiba lenyap berganti duka
Lemah lunglai kami tertunduk tak percaya
Mendung putih menghadirkan hujan air mata
Sedu sedan terisak di samping jasad senyummu membeku
Tampan wajahmu melukis tampan pribadimu
Menyisakan sesal selaksa khilaf tak sempat kupinta maafmu
Air mata rindu dan do’a tulus mengiring kepergianmu
Semoga surga menantimu
Selamat jalan sahabat …,
Selamat jalan saudaraku …,
Selamat jalan kawan seperjuanganku
Balung, 11 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
